BerandaIndo Hayati
Minggu, 24 Mar 2018 10:05

Tin, Buah yang Jadi Nama Surah di Dalam Alquran

Pohon Tin (faunadanflaura.com)

Menjadi tanaman yang sudah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu, buah tin memiliki banyak kandungan nutrisi. Karena itu pula buah tin dipercaya sebagai buah surgawi dan memiliki harga yang cukup mahal.

Inibaru.id - Kamu tahu tentang pohon tin? Memiliki nama ilmiah Ficus carica, buahnya juga memiliki nama yang sama yaitu buah tin. Nama “tin” diambil dari kata Arab. Adapun dalam bahasa Inggris disebut fig (common fig), figue (Prancis), feige (Jerman), higo (Spanyol), fico (Italia), figu (Austria), figo (Portugis), dan di Tiongkok disebut wu hua guo.

Perlu kamu tahu, buah tin ini berbeda dengan buah ara yang disebut di Indonesia. Buah tin dalam bahasa Inggris disebut common fig atau edible fig, sedangkan buah ara disebut wild fig. Umumnya buah ara hidup di hutan dan nggak untuk dikonsumsi manusia, melainkan sebagai makanan hewan pemakan buah. Ya, memang keduanya memiliki kesamaan genus tapi berbeda spesies.

Diperkirakan ada sekitar 850 spesies dari tanaman Ficus carica yang ada di belahan dunia. Namun pada umumnya terdapat tiga jenis spesies buah tin yang dikenal, yaitu cadocous (Myrna), persistent (umum), intermediate (San Pedro).

Karakteristik

Mengutip buahtin-fig.blogspot.co.id, pohon ini masih termasuk kerabat pohon beringin dari dari genus yang sama, yaitu Ficus dari keluarga Moraceae.  Pohonnya dapat tumbuh besar dan dapat tumbuh mencapai ketinggiang 6,9 -10 meter (23-33 kaki). Sistem perakarannya dangkal dan menyebar, umumnya dapat menutup area tanah hingga 15 meter.

Batangnya memiliki diameter 17,5 cm, dengan jumlah cabang yang banyak dan tersebar merata. Batangnya lunak berwarna abu-abu halus kecokelatan, dan memiliki getah lateks mengandung susu berlebihan atau susu getah (latisifier) yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit manusia. Apalagi jika getahnya mengenai mata, itu akan sangat berbahaya.

Berdaun tunggal berwarna hijau terang, daun pohon tin cukup besar dan ada yang berlekuk dalam (menjari) sebanyak 3-7 lobus. Panjang daunnya antara 12-25 cm (4,7-9,8 inci) dengan lebar antara 10-18 cm (3,9-7,1 inci), tergantung varietas. Selain itu, daunnya juga berbulu kasar pada permukaan aras dan lembut berbulu di bagian bawah.

Adapun bunga tin berukuran kecil dan memiliki perbungaan yang kompleks. Terdiri atas struktur berdaging berongga disebut syconium, yang berjajar dengan bunga berkelamin tunggal banyak. Ini menyebabkan bunganya tersembunyi, karena terlindung oleh dasar bunga. Karena itu pula, penyerbukan serangga terjadi melalui lubang pada synconium.

Baca juga:
Senarai Flora Identitas Daerah di Jawa Tengah: Pohon Salam, Maskot Bumi Sukowati
Senarai Flora Identitas Daerah di Jawa Tengah: Indah Berkhasiat Srigading Pemalang

Perlu kamu tahu, pada beberapa varietas buah tin memiliki sifat pembuahan dengan sistem polinasi. Yakni satu pohon memiliki jenis kelamin sendiri, artinya ada pohon jantan dan betina dan proses pembuahan dibantu oleh lebah khusus yaitu lebah Blastophaga psenes dari keluarga Agonidae. Tapi banyak juga varietas yang dapat berbuah tanpa melalui sistem polinasi.

Buahnya berukuran lonjong bulat berdiameter 3-5 cm. Berkulit tipis dan lembut, ketika masih muda, kulit buahnya berwarna hijau, dan ketika matang ada yang berwarna hijau, kuning, cokelat atau ungu (tergantung varietas). Lalu untuk daging buah tin ini memiliki karakteristik basah., lembut bila sudah matang dengan warna cokelat atau ungu. Pada buah mentah akan bergetah dan manis saat masak. Buah tidak tahan lama setelah dipetik, dan dapat bertahan 2-3 hari dalam lemari es.

Oya, di Indonesia pohon tin dapat berbuah sepanjang musim, sebanyak 3-4 kali per tahun. Nah, jika akan memetik buah tin sebaiknya menunggu hingga matang sepenuhnya pada pohon. Buah yang matang ini akan sedikit lembut dan mulai menekuk pada pangkal buah. Setelah dipetik, buah tin segar nggak dapat bertahan lama dan dapat bertahan 2-3 hari saja dalam lemari es.

Namun ada juga beberapa varietas buah tin yang lezat jika dikeringkan. Membutuhkan waktu sekitar 4-5 hari untuk mengeringkan buah tin di bawah sinar matahari. Tapi jika dikeringkan dalam dehidrator hanya membutuhkan 10-12 jam saja. Untuk buah tin yang sudah kering ini, kamu dapat menyimpannya selama 6-8 bulan.

Habitat dan Persebaran

Menjadi tanaman asli daerah Asia Barat, pohon tin telah tersebar ke wilayah Mediterania. Meski merupakan tanaman asli subtropis, tetapi pohon tin dapat memiliki adaptasi yang baik di daerah tropis. Pada setiap musim memiliki varietas masing-masing yang cocok untuk ditanam. Misalnya di Indonesia yang beriklim tropis, tidak semua varietas cocok untuk ditanam. Beberapa varietas tin yang cocok di Indonesia misalnya Brown Turki, Green Yordania, Purple Yordania, Conadria, Red Israel, dan lain-lain.

Agar pertumbuhan optimal, pohon tin memerlukan sinar matahari penuh. Selain itu, pohon tin juga dapat ditanam di tanah maupun didalam pot. Tanaman tin bisa tumbuh baik pada tanah yang porus, nggak menyukai media yang terlalu basah. Jika media tanamnya terlalu basah, maka akan mudah terserang busuk akar.

Sudah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu, untuk perkembangbiakannya, pohon tin secara alami melakukan perkembangbiakan generatif yaitu menggunakan biji. Tapi kamu juga dapat memperbanyaknya dengan cara vegetatif, yaitu melalui stek dan pencangkokan.

Baca juga:
Senarai Flora Identitas Daerah di Jawa Tengah: Duwet, Si Ungu Kebanggaan Purbalingga
Senarai Fauna Identitas Daerah di Jawa Tengah: Jalak Suren, Pengoceh Bandel Kecintaan Purbalingga

Nah, itu tadi adalah penjelasan mengenai pohon tin, Millens. Memiliki banyak kandungan nutrisi pada buahnya, buah tin dipercaya memiliki banyak khasiat untuk pengobatan, lo. Wajarlah bahwa buah tin mendapat julukan buah surga. (ALE/SA)

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom: Plantae

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Magnoliopsida

Ordo: Rosales

Famili: Moraceae

Genus: Ficus

Spesies: Ficus carica

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: