BerandaHits
Senin, 8 Mar 2026 17:01

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

Sarung tangan nitril bekas kini dapat didaur ulang untuk mengatasi polusi. (via Astracipta)

Setiap tahunnya, ada lebih dari 100 miliar sarung tangan karet nitril yang diproduksi di dunia. Masalahnya, hampir semuanya cuma dipakai sekali lalu dibuang. Tapi, peneliti asal Denmark baru saja menemukan cara ajaib yaitu mengubah limbah sarung tangan ini jadi alat canggih penyerap karbon dioksida (CO2).

Inibaru.id – Selama ini, botol plastik mungkin gampang didaur ulang, tapi beda ceritanya sama sarung tangan medis. Karena bahannya yang kompleks, limbah ini biasanya cuma berakhir di insinerator (pembakaran) yang malah melepaskan gas berbahaya ke atmosfer.

Untungnya, Simon Kildahl, peneliti dari Aarhus University, Denmark, punya ide brilian. Lewat studi yang terbit di jurnal Chem, dia berhasil mengubah karet nitril bekas jadi bahan penyerap polusi di laboratorium.

Cara Kerja

Hebatnya, peneliti nggak butuh minyak bumi untuk mendaur ulang sarung tangan. (Freepik)

Prosesnya unik banget, Gez. Peneliti mencacah sarung tangan bekas jadi potongan kecil, lalu mereaksikannya dengan katalis khusus dan gas hidrogen. Hasilnya? Material ini jadi punya "kekuatan super" buat menangkap CO2 dari udara atau gas buang pabrik.

"Dalam penerapannya di dunia nyata, proses ini berpotensi dilakukan di pembangkit listrik," jelas Kildahl, seperti dikutip dari Phys.org, Jumat (27/2/2026).

Cara kerjanya pun berkelanjutan:

  1. Serap: Material karet menyerap CO2 dari gas buang.
  2. Lepas: Begitu dipanaskan, CO2 dilepaskan untuk disimpan di bawah tanah atau diolah jadi bahan bakar.
  3. Segar Kembali: Material karetnya jadi "bersih" lagi dan siap dipakai buat menyerap polusi babak berikutnya.

Nggak salah jika metode ini jadi angin segar karena selaras sama target PBB (IPCC) buat ngurangin miliaran ton CO2 pada 2050. Kerennya lagi, Kildahl nggak butuh bahan baku minyak bumi baru buat bikin alat penyerap ini, dia cuma butuh sampah yang sudah ada!

"Dengan sarung tangan karet bekas ini, kita bisa membuat bahan penyerap CO2 yang hampir seluruh bahannya berasal dari sampah," tambahnya.

Kapan Bisa Dipakai Massal?

Memang sih, saat ini teknologinya masih di tahap uji laboratorium. Tapi Kildahl optimistis kalau proses ini bisa ditingkatkan skalanya biar menguntungkan secara ekonomi dan siap diuji coba di lingkungan nyata dalam waktu dekat.

Jadi, bayangkan di masa depan, limbah rumah sakit nggak lagi jadi beban bumi, tapi malah jadi garda terdepan buat bersihin udara kita dari pemanasan global. Mantap banget, kan? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: