BerandaPasar Kreatif
Selasa, 9 Mar 2026 17:10

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

PDAM Tirta Moedal saat merilis kegiatan Operasi Ketupat untuk menangih tunggakan pelanggan. (Inibaru.id/ Sundara)

Dengan potensi tunggakan mencapai Rp3 miliar, PDAM Semarang Tirta Moedal menggelar 'Operasi Ketupat' menjelang lebaran; target utamanya adalah para penunggak pembayaran lebih dari tiga bulan, yang diperkirakan mencapai sekitar 14 ribu pelanggan.

Inibaru.id - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Perumda Air Minum (PDAM) Kota Semarang "Tirta Moedal" melakukan penertiban pelanggan yang menunggak pembayaran lewat kegiatan bertajuk Operasi Ketupat. Perusahaan penyedia air itu membidik sekitar 14 ribu pelanggan yang tercatat belum melunasi tagihan air.

Operasi Ketupat digelar mulai hari ini, Senin (9/3/2026) hingga Jumat (13/3), dengan fokus utama menagih para pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran lebih dari tiga bulan untuk segera melunasinya sebelum Lebaran 2026.

Direktur Utama Tirta Moedal, Ady Setiawan mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan perusahaan sekaligus memberikan rasa keadilan bagi pelanggan yang selama ini disiplin membayar tagihan tepat waktu.

"Semangat program ini adalah menyambut Idulfitri dengan lahir dan batin yang bersih. Pelayanan air juga harus tetap baik supaya masyarakat bisa beribadah dengan tenang," ucap Wawan, sapaan akrabnya, Senin (9/3).

Menyasar 14 Ribu Penunggak

Wawan mengatakan, pada operasi khusus kali ini, PDAM Tirta Moedal menyasar sekitar 14 ribu sambungan rumah yang tercatat melakukan penunggakan pembayaran. Jumlah tersebut adalah setara kurang lebih tujuh persen dari total pelanggan.

Berdasarkan catatan PDAM, wilayah Semarang Utara dan Semarang Timur menjadi kawasan dengan jumlah tunggakan pelanggan rumah tangga paling tinggi. Jika diakumulasi, potensi nilai tunggakan dari para pelanggan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar.

"Penindakan kami tegas. Jika hari ini petugas datang dan sampai sore belum ada pembayaran, sambungan air akan langsung diputus. Pelanggan harus melunasi seluruh tagihan, berikut denda keterlambatan tiap bulan," lontarnya.

Wawan memahami adanya kemungkinan pelanggan yang lupa atau sengaja menunda pembayaran hingga melewati batas waktu tiga bulan. Namun, perlu diingat bahwa pembayaran pelanggan menjadi salah satu penopang utama operasional serta keberlanjutan layanan air bersih di Kota Semarang.

Pasokan Air Aman selama Libur Lebaran

Pada kesempatan yang sama, Wawan menegaskan bahwa pasokan air bersih dari PDAM Tirta Moedal bagi warga Semarang dipastikan akan aman selama periode libur Lebaran 2026. Menurutnya, operasi penertiban ini juga menjadi bagian dari langkah awal menuju masa siaga pelayanan saat Idulfitri.

"Kami menyiapkan petugas piket Lebaran yang bekerja dalam tiga shift agar distribusi air tetap berjalan 24 jam. Warga yang pulang ke Semarang untuk merayakan Lebaran tetap bisa menikmati layanan air yang stabil," tukasnya.

Wawan juga mengingatkan, bagi warga yang akan melakukan aktivitas mudik meninggalkan rumah, sebaiknya mengecek ulang untuk memastikan seluruh keran air di rumah sudah ditutup dengan baik dan nggak ada yang bocor.

"Ini penting, untuk mencegah pemborosan air sekaligus menghindari potensi kebocoran instalasi selama rumah dalam keadaan kosong," tandasnya.

Bukan untuk menakut-nakuti, tapi Operasi Ketupat PDAM Tirta Moedal adalah upaya perusahaan untuk memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh pelanggan. Sebagai penikmat layanan, sudah menjadi kewajiban untuk membayar air yang kita pakai, bukan? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: