BerandaIndie Mania
Jumat, 21 Mar 2019 16:36

Musikalisasi Puisi, Sejumlah Puisi Ini Jadi Lagu yang Begitu Nyaman di Telinga

Banda Neira, salah satu grup band yang cukup banyak menjadikan puisi penyair legendaris untuk lagu-lagunya. (Genmuda)

Rangkaian kata sarat makna atau disebut puisi kerap menjadi inspirasi lirik lagu. Tak jarang, puisi itu dimusikalisasi hingga menjadi lagu yang enak didengar dan membekas di hati.

Inibaru.id - Konon, puisi adalah ekspresi yang sederhana dari perasaan yang rumit. Entah siapa yang mengatakannya, tapi dalam banyak hal, itu benar adanya. Puisi juga membuat kata-kata menjadi indah didengar, dirasa, atau bahkan diungkapkan.

Tak sedikit puisi yang kemudian dimusikalisasi menjadi lagu. Sejumlah musikus Tanah Air bahkan menggunakan puisi-puisi legendaris dari penyair kenamaan Indonesia dalam lirik lagunya.

Nah, memperingati Hari Puisi Sedunia yang diperingati tiap 21 Maret, berikut ini merupakan sejumlah lagu yang rupanya diambil dari puisi. Apa saja?

"Derai-Derai Cemara" karya Chairil Anwar

Puisi "Derai-Derai Cemara" adalah karya penyair kondang berjuluk Sang Binatang Jalang, Chairil Anwar. Puisi itu belakangan "dinyanyikan" oleh Banda Neira, band yang digawangi Rara Sekar dan Ananda Badudu.

Banda Neira dalam salah satu aksinya. (Instagram/bandaneira_official)

Selain "Derai-Derai Cemara", band yang telah memutuskan untuk bubaran itu juga memusikalisasi puisi Chairil yang lain, yakni "Patah Tumbuh, Hilang Beganti", yang judulnya berganti menjadi "Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti".

"Rindu" karya Subagio Sastrowardoyo

Masih dengan Banda Neira, selain akrab dengan puisi Chairil, band yang telah menelurkan dua album tersebut juga pernah memusikalisasi puisi karya Subagio Sastrowardoyo. Salah satu puisinya yang berjudul "Rindu" dijadikan lagu dengan judul yang sama.

"Tuhan" karya Taufiq Ismail

Puisi legendaris ini sekurangnya pernah dijadikan lagu oleh dua musikus, yakni Bimbo dan Gigi. Keduanya sukses dalam membawakan musikalisasi puisi tersebut. Selain "Tuhan", puisi "Sajadah Panjang" dan "Ada Anak Bertanya pada Bapaknya" juga pernah dibawakan dua pemusik itu.

"Kebenaran Akan Terus Hidup" karya Widji Thukul

Dimusikalisasi oleh sang anak, Fajar Merah, puisi karya Widji Thukul yang penuh kritik itu terdengar lebih familiar di telinga millenials kini. Selain "Kebenaran Akan Terus Hidup", Fajar juga menyanyikan puisi karya sang kakak, Fitri Nganthi Wani, yang berjudul "Kau Berhasil Jadi Peluru".

"Aku Ingin" karya Sapardi Djoko Damono

Bicara tentang musikalisasi puisi, nggak lengkap rasanya kalau tak menyertakan Sapardi Djoko Damono (SDD). Puisi-puisinya memang bikin baper. Maka, nggak heran kalau banyak yang berusaha mengapresiasinya menjadi lagu, salah satunya puisi "Aku Ingin" yang begitu fenomenal.

Ari dan Reda dalam aksi panggungnya. (Priskasiagian)

Aku Ingin kali pertama dimusikalisasi oleh Ags Arya Dipayana, lalu diaransemen ulang Dwiki Dharmawan untuk soundtrack film Cinta dalam Sepotong Roti (1991) yang dibawakan oleh Ratna Octaviani. Ari-Reda dan Ananda Sukarlan juga memusikali puisi tersebut, plus puisi-puisi SDD lainnya.

(Baca Juga: Hari Puisi Sedunia, Inilah Puisi-Puisi dalam Film Tanah Air yang Menyentuh Hati)

Gimana, sudah pernah mendengar lagu-lagu itu? Kalau belum, coba masukin ke playlist, ya. Yeah, barangkali kamu pengin memusikalisasi puisi juga? Ha-ha. (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: