BerandaHits
Senin, 10 Nov 2024 15:52

Warga AS Mulai Hindari Peralatan Masak Berbahan Plastik Hitam

Peralatan masak dari bahan plastik hitam. (iStock/Tatiana Alekseeva)

Sering dianggap sebagai peralatan masak yang ringan, mudah dipakai, dan cantik, nyatanya peralatan masak berbahan plastik hitam ternyata mengandung bahan kimia berbahaya.

Inibaru.id – Di toko-toko peralatan dapur, terdapat sejumlah peralatan masak berbahan plastik hitam yang terlihat menarik seperti spatula, piring, garpu, mangkuk, sendok, dan lain-lain. Tapi, belakangan ini ada kabar warga Amerika Serikat mulai menghindari peralatan-peralatan masak tersebut. Apa alasannya, ya?

Hal ini ternyata disebabkan oleh adanya penelitian yang dilakukan para peneliti yang berasal dari Vrije Universitiet dan tim dari Toxic Free Future. Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahwa jenis peralatan masak dari bahan plastik hitam memiliki kandungan bahan kimia penghambat api atau flame retardants. Meski fungsinya agar peralatan masak tersebut nggak mudah terbakar atau hangus, nyatanya bahan ini bisa menyebabkan paparan racun yang berbahaya.

“Bahan kimia ini seharusnya nggak digunakan,” ucap salah seorang peneliti Megan Liu sebagaimana dinukil dari jurnal Chemosphere, Senin (4/11/2024).

Jadi begini, ternyata cukup banyak produsen yang memakai bahan daur ulang dari peralatan elektronik untuk membaut sejumlah peralatan masak atau peralatan makan. Sebagai contoh, bahan yang didaur ulang tersebut adalah casing televisi yang berwarna hitam. Bahan tersebut memang nggak mudah terbakar, Milens.

Ada konsentrasi bahan kimia berbahaya pada bahan plastik hitam tersebut. (People/Getty Images)

Sayangnya, meski bahan ini bikin peralatan masak atau peralatan masak juga ikutan tahan api, ada paparan bahan kimia seperti Deca-BDE atau 2,4,6-tribromofenol sampai 22.800 ppm. Padahal, bahan tingkat konsentrasi bahan kimia yang ditetapkan oleh Uni Eropa hanyalah 10 ppm.

Kalau paparan bahan kimia ini terus-menerus didapat manusia, bisa-bisa risiko terkena masalah kesehatan yang serius seperti kanker, gangguan saraf, gangguan endokrin, dan lain-lain akan meningkat.

Melihat fakta ini, Direktur Toxic Free Future Mike Schade meminta produsen atau distributor peralatan masak dari bahan plastik hitam ini untuk mengecek kembali kandungan bahan kimia pada peralatan-peralatan yang sudah mereka produksi. Jika memang iya, ada baiknya mereka mulai beralih ke bahan-bahan lain yang lebih aman.

Wajar banget ya kalau kemudian banyak warga AS yang terpikir untuk nggak lagi memakai peralatan masak dari bahan plastik hitam ini sampai ada kepastian tentang keamanannya. Hm, kalau di rumahmu sendiri bagaimana, Millens? Apakah juga ada peralatan masak dari bahan tersebut? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: