BerandaHits
Sabtu, 11 Jun 2021 14:35

Wakil Bupati Sangihe Helmut Hontong Meninggal, Sempat Bikin Surat Pembatalan Izin Tambang Emas

Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong meninggal usai sebelumnya mengeluarkan surat penolakan pertambangan emas di wilayahnya. (Detik/Antara/HO -Dok. Pribadi)

Sempat membuat surat yang isinya menolak pertambangan emas di Sangihe, Wakil Bupati Sangihe Helmut Hontong meninggal di pesawat terbang. Banyak orang yang kemudian teringat dengan kematian Munir.

Inibaru.id – Kabar Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong meninggal jadi sorotan warganet di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh adanya fakta bahwa sebelumnya, Helmud sempat bikin surat pembatalan izin tambang emas di wilayahnya. Warganet pun jadi teringat kasus kematian Munir yang juga terjadi di dalam penerbangan.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana pada Kamis (10/6/2021) membenarkan kalau wakilnya memang membuat surat tersebut. Jabes juga menambahkan kalau Helmud memang semasa hidup menolak aktivitas pertambangan emas di Kepulauan Sangihe.

Nah, dia menolak pemberian izin pertambangan emas di atas lahan seluas 42 ribu hektare kepada PT Tambang Mas Sangihe (TMS)

“Almarhum memang menolak izin tambang, tapi saya belum melihat suratnya,” ujar Jabes.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Utara Fransiscus Andi Silangen mengucapkan duka mendalam atas kematian Helmud.

“Selamat beristirahat dari jerih lelahmu. Untuk keluarga yang ditinggalkan, Tuhan Yesus memberkati,” ungkap Andi.

Di sisi lain, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut Raski Mokodompit menjelaskan kalau Helmud memang sudah nggak lagi aktif di partai. Hanya, dia dikenal sebagai sosok yang ramah semasa hidupnya.

“Pak Helmut masih mengirimkan pesan kepada saya lewat WA saat Idul Fitri lalu. Jumat pekan lalu juga masih,” kenang Raski.

Ilustrasi: Pertambangan emas di Sangihe. (sulut24.com)

FYI Millens, Helmud meninggal saat berada di dalam pesawat yang terbang dari Bali ke Manado via Makassar pada Rabu (9/6/2021). Pesawat yang dia tumpangi adalah Lion Air JT-740.

Berdasarkan keterangan dari Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, pesawat tersebut berangkat pukul 15.08 WITA dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pesawat ini transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 16.08 WITA. Nah, Helmud mulai mengalami masalah kesehatan sekitar pukul 15.40 WITA.

Saat kejadian tersebut, Helmud langsung mendapatkan bantuan dari pimpinan awak kabin dan kru kabin lainnya. Bahkan, kru kabin sampai bertanya kepada penumpang pesawat apakah ada yang berprofesi sebagai dokter atau tenaga medis.

“Di penerbangan JT-740 terdapat tenaga medis (kesehatan) yang membawa tanda identitas resmi,” jelas Danang.

Helmud pun kemudian diberi tabung oksigen portabel atau POB dan mendapatkan prosedur standar lainnya seperti dilonggarkan pakaiannya dan dibersihkan wajahnya. Pilot juga langsung menginformasikan kepada petugas lalu lintar udara serta ground operation control kalau ada penumpang yang membutuhkan penanganan medis serius. Pesawat pun langsung diarahkan ke Bandara Internasional Hasanuddin.

Begitu mendarat pukul 16.17 WITA, tim medis dan petugas Lion Air langsung melakukan penjemputan dan penanganan medis ke Helmud. Sayangnya, tim medis kemudian menginformasikan Helmud sudah meninggal.

Cukup tragis ya, Millens, Helmud Hontong meninggal di udara. Semoga saja surat penolakan yang dia buat masih bisa menyelamatkan Sangihe dari pertambangan emas yang berpotensi merusak alam. (Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: