BerandaHits
Rabu, 5 Jul 2022 09:08

Viral Kabar Dana Sumbangan Diselewengkan Kini Tengah Diselidiki, Presiden ACT: Kami Mohon Maaf

Lembaga sosial ACT viral karena pemberitaan yang menuding adanya penyelewengan dana sumbangan dari donatur dan masyarakat. (Tribunnews)

Lembaga sosial ACT sedang dilanda isu tak sedap terkait dugaan penyelewengan dana sosial. Presiden ACT sampai meminta maaf terkait berita ini. Meski begitu, Polri dan PPATK tetap turun tangan untuk menyelidikinya.

Inibaru.id – Lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) meminta maaf kepada masyarakat dan para donatur. Hal ini dilakukan seusai pemberitaan sebuah media yang mengungkap penggelapan uang oleh petingginya viral.

“Kami sampaikan permohonan maaf atas pemberitaan ini,” terang Presiden ACT Ibnu Khajar di Menara 165 TB Simatupang, Jakarta, Senin (4/7/2022) sore.

Dia juga mengungkap kalau sejak Januari 2022, manajemen ACT sudah melakukan restrukturisasi serta perombakan, termasuk mengganti ketua pembinanya demi memastikan program-program yang dilakukan ACT bisa dilakukan dengan lebih baik.

“Sejak 11 Januari 2022 tercipta kesadaran kolektif untuk memperbaiki kondisi lembaga,” jelasnya.

Polri dan PPATK Turun Tangan

Meski sudah meminta maaf dan mengungkap kalau manajemennya telah dirombak, bukan berarti kasus dugaan penilapan dana sosial di ACT selesai begitu saja. Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi (PPATK) mengaku kalau pihaknya menemukan dugaan penyelewengan yang sama dan sudah meneruskan temuan ini ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

“Ya (sudah dilaporkan ke) Densus dan BNPT,” ungkap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Senin (4/7).

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengaku menemukan penyelewengan dana di ACT. (Antara/Galih Pradipta)

Kalau menurut PPATK, penelitian yang mereka lakukan sejak lama menemukan dugaan kalau dana sosial yang dipercayakan ke ACT diselewengkan untuk kepetingan pribadi dan dipakai untuk aktivitas terlarang.

Hal serupa juga dilakukan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Mereka siap mengusut kasus ini, Millens. Meski begitu, belum jelas seperti apa nantinya penyelidikan yang bakal mereka lakukan.

“Info dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Senin (4/7/2022).

Tagar Terkait ACT Viral di Media Sosial

Pemberitaan terkait penyelewengan dana yang dilakukan ACT bikin nama lembaga sosial ini viral di media sosial. Tagar #JanganpercayaACT bahkan viral di Twitter pada Senin (4/7) lalu. Apalagi, banyak pegiat kemanusiaan yang juga menceritakan pengalaman kurang mengenakkan terkait lembaga ini di tempat-tempat bencana.

ACT sudah eksis di Indonesia sejak 21 April 2005. Lembaga sosial ini sering terlihat di lokasi bencana dan aktif di kegiatan seperti zakat, wakaf, hingga kurban. Aksi sosialnya nggak hanya dilakukan di Indonesia, tapi juga sampai di 22 negara lain di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa Timur, serta Asia Selatan.

Soal akuntabilitas, ACT yang punya kantor cabang di 30 provinsi dan 100 kabupaten/kota di Indonesia ini mengaku selalu mengungkap laporan keuangan tahunannya yang diaudit oleh Akuntan Publik. Bahkan, laporan ini sampai diberitakan di media massa.

Hm, kamu pernah ikut mempercayakan sumbangan kamu lewat ACT, Millens? (Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: