BerandaHits
Sabtu, 31 Jan 2020 11:31

Video Pembangunan RS Corona di Tiongkok Hanya Dalam Waktu 2 Hari Cuma Hoaks

Pembangunan rumah sakit virus corona di Tiongkok. (Twitter/BBCIndonesia - Getty Images)

Kabar yang menyebut Tiongkok membangun rumah sakit khusus virus corona dalam waktu dua hari ternyata hoaks. Lantas, seperti apa faktanya?

Inibaru.id – Belakangan ini di berbagai media sosial tengah viral video dan foto-foto dengan keterangan Tiongkok telah membangun rumah sakit khusus virus corona. Rumah sakit setinggi 57 lantai ini disebut-sebut dibangun hanya dalam waktu 2 hari. Setelah ditelusuri, kabar ini ternyata hoaks atau kurang tepat.

Liputan6, Kamis (30/1/20) menulis, anggota DPR Budiman Sudjatmiko turut me-Retweet cuitan yang berasal dari akun @Luana0119411577 tersebut. Dia menyebut Tiongkok sebagai negara yang hebat karena bisa membangun rumah sakit secepat itu.

Sialan, China! Dari problem, Ia ubah jadi peluang. Dari sentimen #coronavirus yang negatif, Ia ubah untuk mempertontonkan pada dunia keunggulan teknik dan kelenturan birokrasi mereka menjadi krisis. Manajemen Bandung Bondowoso yang di kita jadi mitos, di sana jadi etos,” cuitnya di akun @budimandjatmiko pada Rabu (29/1) lalu.

Sayangnya, berbagai pujian pada Tiongkok terkait dengan pembangunan rumah sakit ini ternyata nggak tepat. Memang, Tiongkok sedang berusaha secepat mungkin membangun rumah sakit demi menangani kasus virus corona, namun pembangunannya diperkirakan baru selesai pada 3 Februari 2020.

Faktanya, rumah sakit khusus pasien penderita virus corona dibangun di atas lahan seluas 25 ribu meter persegi ini juga hanya setinggi dua lantai dan bisa menampung 1.000 tempat tidur. Selain itu, ada rumah sakit lain sejenis yang dibangun di Wuhan dengan kapasitas 1.300 tempat tidur, namun target penyelesaiannya juga masih lama, yakni 5 Februari 2020.

Video yang menunjukkan pembangunan gedung 57 lantai dalam waktu singkat ini ternyata adalah proyek ‘Mini Sky City’ yang ada di Changsha. Selain itu, bukannya 19 hari, pembangunan ini sebenarnya 19 hari. Proses pembangunan ini dilaporkan situs Wall Street Journal pada 13 Maret 2015.

Jangan mudah percaya dengan informasi yang terkesan bombastis, ya Millens? Bisa jadi kabar ini belum tentu benar. (IB09/E06)

Baca juga: Saya Ketemu Didi Kempot di Balik Panggung, Dapat Wejangan Apa?

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: