BerandaHits
Rabu, 24 Jun 2025 16:00

'Tak Diskon Maka Tak Sayang' Hampir Usai; Segera Urus Pajak Kendaraanmu, yuk!

Program 'Tak Diskon Maka Tak Sayang' bakal berakhir pada 30 Juni 2025. (Suara)

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor “Tak Diskon Maka Tak Sayang” tinggal hitungan hari sebelum berakhir pada 30 Juni 2025. Bapenda Jateng menegaskan tak akan ada program serupa tahun depan, jadi masyarakat diminta segera memanfaatkannya.

Inibaru.id - Sobat Millens, kamu masih punya kendaraan yang nunggak pajaknya? Nah, ini waktunya bergerak cepat! Program pemutihan pajak kendaraan bermotor dari Pemprov Jateng bertajuk “Tak Diskon Maka Tak Sayang” akan berakhir tanggal 30 Juni 2025. Itu artinya, tinggal beberapa hari lagi, lo!

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, Nadi Santoso, mengingatkan dengan tegas: tahun depan program serupa nggak bakal ada lagi. Jadi, kalau nggak dimanfaatkan sekarang, siap-siap gigit jari!

“Untuk masyarakat Jawa Tengah, terutama yang masih mempunyai kendaraan yang menunggak (pajaknya), segera manfaatkan program ini. Waktunya tinggal tujuh hari, dan tahun depan sudah tidak ada program pemutihan lagi,” katanya, Senin (23/6/2025) sore.

Program yang sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu ini menawarkan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor, dan hasilnya cukup bikin kaget. Menurut Nadi, antusiasme masyarakat tinggi banget! Bahkan, stok material STNK sempat kewalahan karena lonjakan pemohon. Tapi tenang, rekan-rekan dari kepolisian sudah turun tangan menyelesaikan.

“Masyarakat cukup antusias. Ketersediaan material Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di luar ekspektasi, karena ada lonjakan wajib pajak yang memanfaatkan program ini. Tapi hal tersebut sudah ditangani oleh rekan-rekan kepolisian,” jelasnya.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, Nadi Santoso mengatakan, tahun depan program ini sudah nggak ada lagi. (Humas Jateng)

Data terakhir per 22 Juni 2025 menunjukkan ada 988.800 objek yang memanfaatkan program ini, dengan total pembayaran pajak sebesar Rp266 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, kabupaten/kota se-Jateng juga mendapat bagi hasil opsen senilai Rp174 miliar, dan yang nggak kalah penting: Rp851 miliar lebih piutang pajak dibebaskan!

Nah, buat yang masih cuek, jangan kaget kalau nanti ketemu razia di jalan. Soalnya setelah program ini selesai, Tim Pembina Samsat Jateng akan gelar operasi kepatuhan di daerah-daerah dengan tunggakan tinggi.

"Itu bukan cuma buat nakut-nakutin, tapi juga demi keselamatan berkendara dan edukasi soal pentingnya taat pajak," kata Nadi. “Operasi kepatuhan di jalan tentu banyak manfaatnya. Selain soal kepatuhan, juga tentang keselamatan selama berkendara, dan sosialisasi taat pajak."

Bapenda Jateng juga sudah menyiapkan langkah lanjutan biar kesadaran masyarakat tetap terjaga meski program ini berakhir. Mulai dari penghapusan Regident Ranmor sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74, program Gadis Pantura (Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat), sampai kegiatan Sengkuyung yang makin dmasifkan.

Intinya, bayar pajak bukan cuma kewajiban, tapi bentuk kontribusi kita buat pembangunan daerah. Satu lagi nih, bagi kamu yang sudah tertib bayar pajak, Bapenda punya pesan hangat.

“Kepada masyarakat yang sudah patuh membayar pajak, dan juga memanfaatkan program pemutihan ini, kami ucapkan terima kasih,” tutup Nadi.

Jadi, yuk manfaatkan sebelum tanggal 30 Juni, Millens! Jangan sampai bilang “sayang” kalau diskonnya saja nggak kamu ambil. (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: