BerandaHits
Selasa, 6 Mei 2019 11:04

Sultan Brunei Urungkan Niat Hukum Mati Pelaku LGBT

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah. (Thejakartapost)

Beberapa waktu lalu, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah mengumumkan peraturan baru untuk memberi hukuman mati bagi pelaku LGBT. Namun, kecaman dunia internasional yang sangat tinggi membuat Sultan Brunei mengurungkan niatnya.

Inibaru.id – Sempat menghebohkan dunia karena berencana menerapkan hukuman mati bagi pelaku LGBT, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah kini mengurunkan niatnya. Keputusan teranyar ini ditengarai berkaitan dengan banyaknya kecaman dari dunia internasional, termasuk dari kalangan selebritis.

Laman Kompas, Minggu (5/5/2019) menulis, beberapa selebritis internasional seperti George Clooney dan Elton John langsung bereaksi atas keputusan yang dulu buat Sulatn Bolkiah itu. Mereka bahkan menyerukan pemboikotan bagi hotel-hotel yang dimiliki Sultan Bolkiah seperti Hotel Beverly Hills yang ada di Los Angeles atau Hotel Dochester yang ada di London setelah pemimpin Brunei itu menyebut akan memperpanjang aturan hukuman mati dengan cara dirajam bagi pelaku LGBT, zina, dan pemerkosaan.

Brunei juga mengizinkan hukuman mati bagi pelaku kasus pembunuhan berencana dan pengedar narkoba meskipun sejak 1957 nggak melakukan satu pun eksekusi.

Sultan Bolkiah menyebut kecaman dari dunia internasional atas hukum yang disebut Aturan Pidana Syariah (SPCO) yang diterapkan di Brunei ini bisa dipahami.

“Sepertinya ada mispersepsi terkait hal ini. Asalkan bisa dipahami lebih baik dengan pikiran yang jernih, hukuman ini sebenarnya bisa diterapkan dengan kuat,” jelasnya.

Sultan Bolkiah bahkan menyebut terjemahan Bahasa Inggris dari pidatonya pada April 2019 lalu tentang hukuman inilah yang menyebabkan mispersepsi. Dia pun langsung mendapatkan kecaman dari pegiat HAM. Bahkan, Amnesty International menyebut hukum itu sebagai lambang “setan”. Selain itu, Human Rights Watch menyebut hukuman ini sebagai “barbar” dan mendesak Sultan Bolkiah untuk menangguhkannya.

Sebagai informasi, Brunei Darussalam kali pertama menerapkan hukum syariah sejak 2014. Tahapan pertama dari hukuman ini adalah penjara atau denda. Namun, pada 3 April 2019 lalu, Sultan Bolkiah menyebut pelaku beberapa jenis kejahatan bisa dirajam hingga mati dan pencuri bisa diamputasi tangannya.

Kalau Millens, setuju nggak sih dengan penerapan hukuman mati bagi pelaku LGBT? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: