BerandaHits
Rabu, 29 Agu 2017 06:47

Sepak Terjang Indonesia di Ajang SEA Games

Kontingen Indonesia di ajang SEA Games. (Foto: Wordpress.com)

Pernah beberapa kali keluar sebagai juara umum di ajang SEA Games, akankah Indonesia dapat mempertahankan predikan macan ASEAN di SEA Games kali ini ?

 

Inibaru.id – Indonesia, Macan ASEAN. Demikian salah satu slogan yang dulu akrab dan sering kita dengar ditelinga kita. Dalam dunia olahraga, anggapan itu bukanlah semata slogan atau semboyan. Ya, pada masanya, negeri ini memang pernah menjadi penguasa di antara negara se-Asia Tenggara dalam urusan olahraga. Julukan itu bahkan bertahan hingga lebih dari satu dekade lamanya.

Pekan olahraga semenanjung Asia Tenggara atau Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games), cikal bakal SEA Games, yang menjadi saksi keampuhan para atlet Tanah Air.

Menjadi peserta even dua tahunan itu, pada 1977, Indonesia langsung menggebrak dengan keluar sebagai Juara Umum, diikuti Thailand dan Filipina sebagai Runner-Up satu dan dua, sebagaimana dilansir dari GNFI.

Baca juga: Ini 11 Atlet SEA Games 2017 Asal Indonesia Yang Berparas Menawan

Ihwal pembentukan SEAP Games sendiri dimulai ketika Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand, Laung Sukhumnaipradit menggagas sebuah even olahraga antarnegara-negara semenanjung Asia Tenggara pada tahun 1959.

SEAP Games ditujukan untuk mengeratkan kerjasama negara-negara tetangga tersebut. Adapun negara-negara yang terlibat dalam ajang tersebut di antaranya Thailand, Burma, Malaysia, Laos, Vietnam, Kamboja dan Singapura. Ketujuh negata itu bertanding dan berlomba dalam 12 cabang olahraga.

Bersama Filipina, Indonesia kemudian bergabung pada 1977, sekaligus menandai debut manis negeri ini dengan menjadi juara umum. Nama yang semula SEAP Games pun diubah menjadi SEA (Southeast Asian) Games dengan bergabungnya dua negara yang bukan bagian dari semenanjung Asia Tenggara ini.

Hingga sepuluh pertandingan setelahnya, Indonesia terus menjadi Juara Umum, meski posisinya sempat dua kali digantikan Thailand pada SEA Games ke XIII dan XVIII. Meskipun setelahnya, butuh tujuh kali SEA Games bagi Indonesia untuk mengembalikan posisinya sebagai Juara Utama, yaitu di tahun 2011, yang kala itu Indonesia sebagai tuan rumah.

Baca juga: Update Terbaru, Para Pendulang Emas di SEA Games 2017

Terhitung hingga kini, tepatnya dua kali penyelenggaraan berikutnya, Indonesia belum lagi mendapat predikat sang juara.

Sejak bergabung pada penyelenggaraan SEA Games IX, Indonesia empat kali menjadi tuan rumah yaitu pada 1979, 1987, 1997 dan 2011. Hal ini yang kemudian menobatkan Indonesia sebagai penyelenggara terbanyak, selain Malaysia yang juga telah empat kali.

Negara lain seperti Thailand, Filipina dan Singapura telah menjadi penyelenggara sebanyak tiga kali, sedangkan Laos, Vietnam, Brunai dan Myanmar masing-masing satu kali. Bahkan negara yang juga tergabung dalam ajang ini, mislanya Kamboja dan Timor Leste justru belum pernah menjadi tuan rumah sekalipun.

Hingga kini, Indonesia telah mengantongi 1714 emas, atau hanya satu emas lebih sedikit dibanding Thailand. Untuk perak sebanyak 1558 dan 1580 perunggu. Total seluruh penghargaan adalah sebanyak 4.852.

Baca juga: Cukup Puas, Tim Karate Indonesia Berhasil Lampaui Target di SEA GAMES 2017

Lalu, bagaimana tahun 2017? Banyak yang memprediksi kemungkinan Indonesia berkesempatan untuk menjadi juara umum. Namun, hingga saat ini tuan rumah Malaysia masih menjadi juara umum SEA Games 2017. Terlebih jika hal tersebut mengacu pada kecurangan-kecurangan yang dilakukan Malaysia sebagai tuan rumah seperti pemberitaan yang senter terdengar. Hm, Quo Vadis, Indonesia? (GIL/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: