BerandaHits
Kamis, 21 Feb 2024 13:00

Sengkarut Harga Beras Mahal dan Langka, Mendag: Beli Beras Bulog Saja!

Harga beras mahal, Mendag Zulkifli Hasan minta masyarakat beli beras Bulog yang lebih murah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Mendag Zulkifli Hasan meminta masyarakat membeli beras Bulog saja di tengah harga beras mahal dan langkanya beras premium. Soalnya, stok beras Bulog masih melimpah setelah beberapa saat lalu mengimpor beras dari negara lain.

Inibaru.id – Di tengah naiknya harga beras premium di sejumlah ritel modern, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan justru mengeluarkan komentar yang cukup kontroversial. Menurutnya, masyarakat nggak perlu lagi khawatir karena mereka tetap bisa membeli beras Bulog yang berharga lebih murah.

Menurut informasi yang dia ungkap, nggak semua jenis beras mengalami kenaikan harga. Yang naik hanyalah beras premium produksi lokal. Alasannya, produksi beras premium lokal memang cenderung menurun dalam beberapa waktu belakangan. Nah, khusus untuk beras impor, harganya masih lebih terjangkau.

“Karena yang langka dan mahal harganya itu beras lokal atau premium, pemerintah membanjiri pasar denga beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) subsidi komersial Bulog. Kemarin impor hampir 4 juta ton, on going 2 juta ton lebih, stok Bulog juga 1,4 juta ton. Berasnya nggak kalah bagus, kok,” jelas Zulkifli sebagaimana dilansir dari Cnbc, Selasa (20/2/2024).

Memangnya, berapa sih harga beras Bulog per kilogram di pasaran? Kalau menurutnya, beras yang diimpor dari Vietnam dan Pakistan ini berharga Rp10.900 per kilogram di Jawa, Bali, dan Sumatra, Millens. Untuk daerah-daerah lain di Indonesia, harganya berkisar Rp11.500-Rp 11.800 per kilogram.

Apa yang diungkap Zulkifli Hasan diamini Bulog. Menurut Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Cahyaningtiyas Rispinatri, stok beras di pihaknya memang masih melimpah.

Mendag menyebut kualitas beras Bulog nggak kalah bagus dari beras premium yang belakangan langka. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

“Kalau dari sisi ketersediaan, stok di Perum Bulog ini cukup. Kenaikan harga beras bukan karena stok kami kurang,” jelasnya saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diunggah di kanal YouTube Kemendagri pada Senin (19/2) lalu.

Yang pasti, Bulog juga menjamin ketersediaan beras nggak akan terganggu untuk bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah. Beras-beras yang mereka siapkan nantinya juga akan tersedia di pasar-pasar tradisional dan ritel modern sehingga nggak akan sulit didapat.

Lantas, apa sih penyebab harga beras premium sampai naik dan pasokannya langka di pasaran? Kalau soal ini, Zulkifli menganggap salah satu penyebabnya adalah fenomena iklim El Nino yang membuat masa tanam dan masa panen ikut mundur. Dampaknya, pada periode Januari sampai Maret 2023, jumlah produksi beras dalam negeri sampai turun 3 juta ton.

“El Nino bikin masa tanam jadi pindah, alhasil beras lokal suplainya berkurang. Padahal permintaan tetap. Akhirnya harga beras naik. Nah, kita yang terbiasa makan beras premium seperti dari Cianjur atau Demak biasanya sungkan untuk beralih. Tapi untuk kali ini kami sarankan beralih saja karena beras Bulog kualitasnya nggak kalah bagus,” saran Zulkifli.

Apakah kamu akan mengikuti saran Menteri Perdagangan untuk beralih ke Beras Bulog di tengah kenaikan harga beras dan kebutuhan pokok lainnya belakangan ini, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: