BerandaHits
Jumat, 7 Nov 2024 10:32

Sejarah Unik Lokasi dengan Nama Terpanjang di Dunia yang ada di Selandia Baru

Penunjuk lokasi dengan nama terpanjang di dunia di Selandia Baru. (Wikipedia/Flickr/Foolfillment)

Lokasi dengan nama terpanjang di dunia tersebut adalah Taumatawhakatangihangakoauauotamateaturipukakapikimaungahoronukupokaiwhenuakitanatahu. Seperti apa ya sejarah penamaan dari lokasi ini?

Inibaru.id – Selandia Baru lebih dari sekadar negara yang tenang dengan pemandangan alam yang indah. Di sana, ada banyak keunikan yang sulit kamu temukan di tempat lain di dunia. Salah satunya adalah keberadaan wilayah dengan nama terpanjang di dunia.

Nama wilayah yang dimaksud adalah Taumatawhakatangihangakoauauotamateaturipukakapikimaungahoronukupokaiwhenuakitanatahu. Yap, kamu pasti bakal kesulitan mengeja atau menghapalkannya. Untuk menuliskannya saja, pasti hanya bisa dilakukan dengan copy paste saking panjangnya.

Sebenarnya, itu adalah nama dari sebuah bukit yang ada di Porangahau, sebuah kota kecil yang berada di dekat Waipukurau, kota terbesar di Distrik Hawke’s Bay yang berjarak sekitar sekitar 290 kilometer ke arah timur laut dari Ibu Kota Selandia Baru, Wellington.

Bukit dengan ketinggian 305 meter di atas permukaan air laut (mdpl) ini memang menawarkan pemandangan alam hijau yang cantik. Tapi, tetap saja, yang paling menarik perhatian dari tempat tersebut adalah papan namanya yang sangat panjang karena memakai 85 karakter huruf!

Wisatawan sedang menikmati pemandangan di bukit dengan nama terpanjang di dunia. (Googleuser/Samuel Caixeta)

Kok bisa sih nama bukitnya sepanjang itu? Usut punya usut, ternyata karena berasal dari Bahasa Suku Maori, suku asli Selandia Baru, Millens. Jika diartikan, nama tempat itu bermakna “lokasi di mana Tamatea, laki-laki berlutut besar, yang mendaki dan meluncur di gunung, yang memakan tanah, memainkan seruling bernama koauau untuk yang dia cintai”.

Tamatea yang bernama lengkap Tamatea-pokai-whenua (Tamatea sang penjelajah) ternyata adalah salah seorang legenda Suku Maori. Nggak hanya dikenal sebagai prajurit tangguh, Tamatea adalah kepala suku yang luar biasa. Nah, tatkala Tamatea dan rekan-rekannya melakukan perjalanan ke Porangahau, dia harus melawan prajurit dari suku lain demi bisa mencapainya. Masalahnya, dalam pertarungan tersebut, saudaranya terbunuh.

Tamatea sedih bukan kepalang. Bukannya melanjutkan perjalanan, dia berduka selama berhari-hari di bukit tersebut. Setiap pagi, Tamatea memainkan seruling kouau untuk menunjukkan rasa dukanya atas kematian saudaranya. Kisah menyentuh ini melegenda di kalangan Suku Maori sehingga bukit tempatnya berduka diberi nama yang sangat panjang tersebut.

Wajar sih kalau nama bukit tersebut tetap dipertahankan meski sangat panjang dan sulit dihapalkan. Ternyata, berdasarkan sebuah cerita legenda yang luar biasa. Kalau kamu punya kesempatan main ke Selandia Baru, jangan sampai lupa untuk melihat langsung papan nama dari wilayah dengan nama terpanjang di dunia ini, ya, Millens! (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: