BerandaHits
Rabu, 20 Feb 2024 22:02

Rasa Nyaman dan Aman di Rumah Bisa Cegah Anak Jadi Pelaku Bullying

Orang tua perlu menciptakan rasa aman dan nyaman untuk anak ketika di rumah. (via titiknol)

Ketika seorang anak merasa aman dan nyaman ketika di rumah, ia akan tumbuh menjadi anak yang penuh empati.

Inibaru.id - Bullying merupakan fenomena sosial yang merugikan banyak pihak, termasuk korban, pelaku, serta lingkungan sekitarnya. Saat membicarakan pencegahan bullying, fokus seringkali tertuju pada upaya di sekolah dan masyarakat secara luas.

Namun, seringkali kita lupa bahwa rumah adalah tempat pertama di mana karakter dan perilaku anak-anak terbentuk. Menciptakan lingkungan yang nyaman di rumah dapat menjadi langkah efektif dalam mencegah anak-anak dari perilaku bullying di sekolah maupun lingkungan sosial lainnya.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa menciptakan rasa nyaman di rumah sangat penting dalam pencegahan bullying:

1. Pola Asuh dan Model Perilaku

Rumah adalah tempat di mana anak-anak pertama kali belajar tentang hubungan antarmanusia, serta cara menyelesaikan konflik. Pola asuh yang positif dan model perilaku yang baik dari orangtua atau anggota keluarga lainnya akan membentuk dasar yang kuat bagi anak-anak untuk mengembangkan empati, toleransi, dan kepekaan terhadap perasaan orang lain.

Saat merasakan kehangatan dan dukungan di rumah, anak-anak lebih cenderung menunjukkan sikap yang sama kepada orang lain di lingkungan sekolah dan sosial mereka.

2. Komunikasi Terbuka

Hindari menyindir atau membandingkan anak. (Shutterstock)

Menciptakan lingkungan di rumah di mana anak-anak merasa nyaman untuk berbicara tentang perasaan, masalah, dan pengalaman mereka sangat penting. Komunikasi terbuka antara orangtua dan anak memungkinkan anak-anak untuk mengungkapkan perasaan mereka tanpa takut dihakimi atau diabaikan. Ini membantu mencegah penumpukan emosi negatif yang dapat memicu perilaku agresif atau bullying.

3. Pembentukan Empati dan Pemahaman

Menumbuhkan empati dan pemahaman terhadap orang lain adalah kunci dalam mencegah perilaku bullying. Dengan memberikan perhatian dan mengajarkan anak-anak untuk memahami dan menghargai perbedaan antarindividu, baik itu dalam hal kepercayaan, budaya, atau latar belakang, kita membantu mereka menjadi lebih peka terhadap perasaan dan pengalaman orang lain.

4. Pembentukan Keterampilan Sosial

Rumah juga merupakan tempat yang ideal untuk melatih keterampilan sosial anak-anak. Melalui permainan, aktivitas keluarga, atau bahkan melalui peran orangtua sebagai contoh yang baik, anak-anak dapat belajar cara berinteraksi secara positif dengan orang lain, memecahkan konflik tanpa kekerasan, serta membangun hubungan yang sehat dan saling menghormati.

5. Memberikan Dukungan Emosional

Dukungan emosional yang konsisten dan positif dari keluarga adalah salah satu faktor utama dalam membantu anak-anak mengatasi tekanan dan stres di kehidupan sehari-hari. Saat merasa didukung dan dicintai di rumah, anak-anak memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dan lebih mampu mengatasi tekanan di sekolah atau dalam hubungan sosial mereka.

Dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan anak-anak, peran orangtua dan lingkungan rumah sangatlah penting. Dengan menciptakan lingkungan yang nyaman, penuh kasih, dan mendukung di rumah, kita nggak hanya membantu mencegah anak-anak dari perilaku bullying, tetapi juga membentuk individu yang lebih baik dan berempati di masyarakat secara keseluruhan.

Mulai sekarang, yuk luangkan waktu untuk "mendengar" dan "mengenal" anak-anak kita agar mereka tetap berjalan di jalur positif. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: