BerandaHits
Kamis, 23 Okt 2024 17:21

Punya Second Acount Media Sosial Tanda Idap Masalah Kesehatan Mental?

Ilustrasi: Second account di media sosial. (Umsida)

Pakar psikologi menyebut kepemilikan second account di media sosial bisa jadi menandakan masalah kesehatan mental. Apa alasannya, ya?

Inibaru.id – Kamu punya second account di media sosial nggak, Millens? Itu lo, akun lain di media sosial yang biasanya sama sekali nggak menunjukkan data pribadi kamu dan berbeda banget dengan akun utama yang biasanya dipakai. Terkadang orang menyebutnya sebagai akun alter alias akun alternatif.

Di second account ini, karena nggak menunjukkan muka, nama, atau keterangan apapun, kamu merasa lebih bebas mengungkap opini atau hal-hal yang lebih pribadi. Terkadang, kamu bahkan mengunci akun tersebut atau membatasinya agar hanya diketahui oleh segelintir orang saja yang sangat kamu percaya.

Kalau menurut Goodstats, (17/3/2024), sebanyak 86,5 persen pengguna media sosial menggunakan second account-nya sebagai akun pribadi. Sementara itu, 42,5 persen pengguna media sosial memakainya sebagai akun bisnis. Di sisi lain, 35,6 persen mengaku memiliki akun sebagai tempat penyimpanan foto dan 32,3 persen sengaja memiliki akun alter untuk stalking alias mengikuti seseorang.

Jika kita menilik persentase kepemilikan second account berdasar jenis media sosialnya, setidaknya 48.4 persen pengguna Facebook memilikinya. Sementara itu, ada 28,5 persen pengguna TikTok yang punya akun kedua, sedikit lebih banyak dari pemilik akun kedua di Twitter yang mencapai 24,9 persen berdasarkan data dari We Are Social and Hootsuite 2023.

Meski terkesan wajar memiliki second account untuk berbagai alasan, belakangan ini kecenderungan untuk memilikinya bisa dianggap sebagai penanda adanya masalah kesehatan mental. Hal inilah yang diungkap oleh Guru Besar Psikologi Universitas Diponegoro Semarang Dian R Sawitri.

Di second account, kamu bisa mengekspresikan diri dengan lebih bebas. (Pexels/Lisa Fotios)

Menurutnya, media sosial kini dianggap penggunanya, khususnya kalangan Gen Z yang cukup sering mengaksesnya, sebagai dunia di luar kehidupan nyata. Masalahnya, di media sosial, kebanyakan orang hanya menunjukkan sisi positifnya saja.

Saat pengguna media sosial melihat kehidupan orang lain dan kemudian membandingkannya dengan diri sendiri, akhirnya mereka pun jadi nggak puas dengan kehidupannya sendiri. Sayangnya, mereka nggak bisa menunjukkan kepribadian atau kehidupannya yang sebenarnya di akun utama mereka. Hal inilah yang kemudian membuat mereka memilih untuk memiliki second account.

“Gen Z sebagai generasi digital sering memiliki second account untuk menampilkan kepribadian yang sebenarnya. Fenomena ini menunjukkan adaya masalah kepercayaan diri,” ucap Dian sebagaimana dilansir dari Indozone Health, Kamis (10/10/2024).

Bisa dikatakan apa yang diungkap Dian ada benarnya, ya, Millens. Pasalnya, sudah banyak penelitian yang menyebut kebanyakan memainkan media sosial memang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental.

Jika kebanyakan memainkannya dengan satu akun saja sudah nggak baik untuk kesehatan mental, bagaimana jika kita memiliki akun lebih dari satu ya? Hm, kalau menurut kamu sendiri, gimana Millens terkait dengan fenomena memiliki second account ini? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: