BerandaHits
Selasa, 1 Jan 2024 19:21

Pulau Arnavat; Bentengi Seribu Keluarga di Sayung dari Abrasi Air Laut

Kemunculan Pulau Arnavat mampu melindungi masyarakat Sayung dari gelombang air laut. (Detik/Mochamad Saifudin)

Ada pulau baru yang muncul di perairan Sayung, Demak. Pulau yang diberi nama Arnavat itu mampu melindungi masyarakat di sana dari ancaman gelombang air laut sekaligus memberikan ladang rezeki.

Inibaru.id - Sudah bertahun-tahun lamanya masyarakat di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak hidup berdampingan dengan rob, banjir yang disebabkan oleh naiknya atau pasangnya air laut hingga menuju daratan. Rumah mereka tergenang, fasilitas umum nggak bisa diakses optimal, anak-anak nggak ada tempat bermain, dan masih banyak penderitaan lainnya.

Namun, kini masyarakat Sayung sedikit mendapat angin segar dari kemunculan sebuah pulau baru yang ada di perairan Sayung. Pulau yang diberi nama Arnavat itu memiliki luas sekitar 60 hektare dan membentang bak penghalang ombak untuk pesisir yang terdampak rob.

Kemunculan pulau baru ini menjadi berkah dan disyukuri oleh masyarakat setempat. Senggaknya keberadaaan Pulau Arnavat bisa membentengi desa dari abrasi pantai.

"Hampir 99 persen warga kami terdampak rob. Munculnya pulau baru itu membawa keberkahan bagi seribu keluarga di desa ini karena dapat menahan gelombang dan abrasi pantai," kata Supriyanto, Kepala Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Demak.

Sebenarnya, pulau baru itu sudah disadari kemunculannya sejak tiga bulan lalu dan terlihat semakin tinggi. Penemuan kemunculan pulau Arnavat berawal ketika Supriyanto bersama Direktorat Kepolisian Air Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah melakukan patroli sembari mencari tirang laut. Tirang adalah tanah atau pasir yang timbul di perairan lalu menjadi daratan.

Jadi Destinasi Wisata

Sudah ada beberapa pelancong yang datang ke Pulau Arnavat Surodadi (PAS) di Sayung, Demak.(Betanews/Sekarwati)

Kemunculan pulau baru yang diperkenalkan dengan nama Pantai Arnavat Surodadi (PAS) itu di tengah-tengah masyarakat Sayung nggak sekadar berguna untuk membentengi mereka dari ancaman gelombang air laut. Pulau Arnavat juga berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata baru yang mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar.

Sebagai kepala desa, Supriyanto telah menerima Surat Ketetapan (SK) Desa Wisata dari Bupati Demak, Eisti'anah pada Rabu (27/12/2023). Bupati berjanji akan memberikan sarana untuk akses menuju pantai tersebut.

Sementara itu, beberapa warga Sayung telah berinisiatif lebih dulu mengondisikan Pulau Arnavat sebagai destinasi wisata baru di Demak yang memiliki pemandangan unik. Di sana, para pengunjung bisa menyaksikan keindahan laut Pantura, nelayan yang hilir mudik mencari ikan, rerimbunan hutan bakau, dan gelombang air laut yang nggak terlalu besar.

Sebagian nelayan di sana yang selama ini bergantung pada hasil tangkapan ikan, mulai mendapatkan pundi-pundi rezeki baru dengan menyewakan perahu untuk mengangkut pelancong.

"Dulu kami hanya mencari ikan, tetapi munculnya pulau baru dan banyaknya pelancong memberikan rezeki hingga rata-rata mempunyai hasil tambahan Rp150 ribu-Rp200 ribu per hari," ujar Amiruddin, salah seorang warga, dikutip dari Media Indonesia (1/1/2024).

Keberadaan Pulau Arnavat ini benar-benar membawa keuntungan bagi masyarakat Sayung ya, Millens. Semoga masyarakat di sana mampu mengembangkan potensi alam ini menjadi objek wisata yang mampu menarik banyak wisatawan. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: