BerandaHits
Kamis, 22 Apr 2020 11:42

Perlukah Memakai Sarung Tangan saat Belanja di Supermarket?

Belanja pakai sarung tangan malah tingkatakan risiko terinfeksi. (Shutterstock)

Belanja di supermarket selama pandemi Corona seperti sekarang ini bisa memicu kekhawatiran tersendiri. Hanya, apakah kamu perlu memakai sarung tangan saat melakukannya?

Inibaru.id – Semenjak pandemi corona melanda Indonesia, masyarakat pun mengalami perubahan perilaku. Kini memakai masker di luar rumah menjadi hal yang lumrah dilakukan. Hanya, apakah kamu juga perlu memakai sarung tangan saat berbelanja demi mencegah penularan Covid-19?

Banyak orang yang percaya sarung tangan bisa mencegah penularan virus corona. Hanya, ahli mikrobiologi Kelly Reynolds, Ph.D. dari Universitas Arizona justru berpendapat sebaliknya.

Menurutnya, penggunaan sarung tangan ketika berbelanja justru bisa memberikan lebih banyak kerugian. Berikut adalah alasannya.

Sarung Tangan Justru Bisa Memicu Penyebaran Virus

Kita diminta untuk sering-sering mencuci tangan dengan sabun agar nggak mudah terinfeksi virus corona. Hanya, bukan berarti dengan memakai sarung tangan kamu sudah aman dari virus.

Kalau kamu menyentuh sebuah benda yang ternyata sudah terkontaminasi dengan sarung tangan dan kemudian menyentuh benda lain, maka sarung tangan yang kamu pakai justru menjadi media penyebaran virus. Waspadalah jika sarung tangan yang dipakai berbahan lateks karena virus corona ternyata lebih mudah untuk menempel pada bahan ini daripada ke kulit manusia.

Alih-alih memakai sarung tangan, kamu lebih disarankan lebih sering mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer setelah menyentuh barang belanjaan, uang, gagang pintu, atau barang-barang lainnya saat berbelanja.

Rasa Aman Saat Memakai Sarung Tangan Bisa Berbahaya

Rasa aman karena telah memakai sarung tangan saat berbelanja atau melakukan aktivitas di luar rumah lainnya bisa berbahaya. Banyak orang yang kemudian nggak mencuci tangannya. Padahal, saat melepas sarung tangan, jari-jari menyentuh bagian luar sarung tangan yang bisa saja sudah terkontaminasi virus dan kuman.

"Bahkan, 30 persen tenaga kesehatan masih belum tahu cara melepas sarung tangan dengan baik. Padahal, mereka sudah dilatih sebelumnya," ucap Reynolds.

Virus corona dapat menempel pada sarung tangan lateks lebih baik daripada menempel pada kulit. (EPA)

Cara Melepaskan Sarung Tangan Karet dengan Benar

Jepitlah satu sarung tangan di bagian pergelangannya. Setelahnya, tarik ke bagian atas hingga bagian ujung terlepas. Kemudian, jari yang sudah terlepas dipakai untuk menarik sarung tangan yang masih terpakai di bagian pergelangan tangan. Lepas dengan cara yang sama. Setelahnya, buang sarung tangan dan kemudian cuci tangan dengan sabun.

Pembuangan sarung tangan harus dilakukan dengan hati-hati. Jika tidak, bisa jadi ada banyak barang yang terkontaminasi virus dan kuman.

Mengapa Petugas Kesehatan Harus Memakai Sarung Tangan?

Reynolds mengatakan petugas kesehatan harus memakai sarung tangan karena bersinggungan langsung dengan pasien sehingga lebih rentan tertular. Konsekuensinya, mereka juga nggak bisa sembarangan berjalan di dekat orang lain dengan memakai sarung tangan atau peralatan pelindung lainnya.

Aktivitas ini tentu sangat berbeda dengan saat kamu berbelanja. Meski ada potensi penularan virus, nggak sebesar saat di fasilitas kesehatan. Hal ini berarti, kebutuhan penggunaan sarung tangan saat berbelanja nggak benar-benar penting.

Satu hal yang pasti, Millens. Jangan lama-lama berbelanja. Segera ambil barang yang dibutuhkan, bayar, dan pulang. Jangan lupa cuci tangan dan jaga jarak, ya? (Tem/MG29/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: