BerandaHits
Selasa, 2 Agu 2021 15:57

Perguruan Tinggi Negeri Diwajibkan Putar Indonesia Raya di Kampus, Buat Apa?

Perguruan Tinggi Negeri nantinya diwajibkan memutar lagu Indonesia Raya di kampus setiap Selasa dan Kamis. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Demi memupuk nasionalisme, kini perguruan tinggi negeri (PTN) diminta untuk memutar Indonesia Raya di kampus setiap Selasa dan Kamis. Tujuannya demi memupuk nasionalisme anak muda. Apakah bakal efektif?

Inibaru.id – Surat Edaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 13 tahun 2021 meminta kampus-kampus perguruan tinggi negeri untuk memutar lagu Indonesia Raya setiap hari Kamis Selasa dan Kamis pukul 10.00 pagi.

Surat edaran ini berjudul Pelaksanaan Apel bagi Pegawai di Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi dan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Ainun Na’im pada Rabu (21/7/2021).

Dalam surat edaran ini pula, disebutkan kalau setiap Senin, kampus negeri harus melakukan upacara bendera. Sementara pada Rabu dan Jumat, bakal dibacakan naskah Proklamasi.

Lantas, apa sih alasan mengapa kampus negeri harus memutar lagu Indonesia Raya? Hal ini disebabkan oleh keinginan Kemendikbudristek memelihara sekaligus meningkatkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda. Selain itu, anak muda diharapkan bisa meningkatkan rasa kebangsaan dan ketaatan kepada Pancasila serta UUD 1945.

Nah, sebuah pertanyaan muncul. Bukankah sekarang kita berada di masa pandemi sehingga kampus-kampus juga nggak ada kegiatan belajar mengajar tatap muka alias belajar di rumah? Nah, jadi gini, Millens. Soal apel atau upacara ini, bisa kok dilakukan secara daring.

Ada satu catatan lagi, saat pembacaan naskah Pancasila atau lagu Indonesia Raya dilantunkan, seluruh pejabat dan pegawai di kantor yang melakukan tugas kedinasan harus berdiri dengan tegak dan menunjukkan sikap hormat.

Karena masih di masa pandemi, upacara atau apel dilakukan secara daring. (Inibaru.id/Audrian F)

Sebenarnya, apakah hal ini bakal efektif untuk memupuk rasa nasionalisme? Kalau menurut pengamat kebijakan publik dari UI Agus Pambagio, bagi anak muda, aturan-aturan ini bakal nggak efektif. Sebaliknya, kalau yang disasar adalah generasi tua, mungkin bakal efektif.

“Kalau disebut kemunduran sih tidak, tapi paling hanya menjadi sekadar nostalgia historis saja. Pengaruhnya apa? Bisa dibilang nggak ada,” ujarnya.

Agus dengan tegas menyebut nasionalisme bagi anak muda nggak bisa ditumbuhkan dengan menyanyikan atau menghapalkan lagu kebangsaan. Banyak dari mereka yang menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang formalitas dan nggak memberikan makna apapun.

Beda cerita kalau negara mampu hadir di berbagai sendi kehidupan mereka. Hal ini, tanpa perlu ada embel-embel naskah Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan, atau proklamasi, bisa meningkatkan rasa nasionalisme.

Contohlah, negara memastikan masyarakat mendapatkan fasilitas dan infrastruktur yang baik. Kepastian mendapatkan hidup layak juga diperhatikan. Nah, kalau sekarang, banyak orang yang masih merasa hidupnya susah dan ketidakpastian, tentu saja hal ini membuat mereka nggak bangga dengan negaranya sendiri.

Hm, kalau menurut kamu, kewajiban memutar lagu Indonesia Raya di kampus perguruan tinggi negeri ini bakal efektif meningkatkan rasa nasionalisme anak muda atau malah bakal jadi hal yang percuma saja, nih, Millens? (Asum/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: