BerandaHits
Sabtu, 12 Apr 2019 10:40

Pendukung Berulah, UEFA Ancam Sanksi Ajax dan Tottenham Hotspur

Pendukung Tottenham Hotspur. (Talksport)

Pendukung Ajax dan Tottenham Hotspur diketahui masuk ke dalam lapangan dan membuat kericuhan saat pertandingan perempat final Liga Champions. Kedua klub ini pun terancam denda dari UEFA.

Inibaru.id – Dua klub yang berpartisipasi dalam babak perempat final Liga Champions 2018/2019, Ajax Amsterdam dan Tottenham Hotspur terancam sanksi federasi sepakbola Eropa (UEFA). Ancaman sanksi itu muncul lantaran ulah pendukung mereka masing-masing pada laga perempat final Liga Champions yang dilangsungkan pekan ini.

Laman Detik, Jumat (12/4/2019) menulis, pendukung Ajax melempar sejumlah benda ke dalam lapangan saat tim dari Ibukota Belanda ini menjamu raksasa Italia Juventus pada Rabu (10/4) di Johan Cruyff Arena. Dalam laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 ini, juga terjadi kekacauan yang disebabkan tingkah fans Ajax yang memblokir tangga stadion.

Salah satu fans Ajax juga hampir menyerang Cristiano Ronaldo yang kini membela Juventus. Fans ini masuk ke dalam lapangan saat bintang asal Portugal tersebut sedang merayakan gol pembuka. Steward dengan sigap menghalau penyusup tersebut sebelum melakukan tindakan yang lebih buruk.

Sementara itu, Spurs terancam sanksi akibat salah satu pendukungnya menyusup ke dalam lapangan menjelang akhir pertandingan melawan Manchester City. Lebih ironisnya lagi karena pertandingan tersebut adalah untuk pertama kalinya Spurs menjalankan pertandingan Liga Champions di stadion barunya.

Fans Spurs yang menyusup ini sempat melakukan kontak dengan pemain City Fabian Delph. Pelatih Spurs Mauricio Pochettino bahkan sampai masuk ke dalam lapangan demi menenangkan situasi sebelum akhirnya petugas melakukan tindakan.

Berdasarkan Pasal 16 dari Regulasi UEFA yang membahas tentang masuknya pendukung ke lapangan saat pertandingan, Spurs dan Ajax terancam denda sebesar 5.000 Euro atau sekitar Rp 79 juta. Namun, denda tersebut bisa saja lebih besar, khususnya bagi Ajax karena ulah pendukungnya yang dinilai jauh lebih parah.

Pengumuman tentang sanksi ini bakal diumumkan Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA pada 16 Mei mendatang.

Tindakan pendukung yang nakal ini jangan ditiru, ya, Millens! (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: