BerandaHits
Jumat, 20 Mar 2025 11:29

Pemutakhiran Data, Bisa Saja Masyarakat Nggak Lagi Menerima Bansos Setahun

Ilustrasi: Penyaluran bansos. (Pasuruankab)

Jika dulu masyarakat terbiasa mendapatan bansos setahun penuh. Kini, hal tersebut nggak akan mungkin bisa dilakukan, Millens.

Inibaru.id – Dalam beberapa tahun belakangan, masyarakat dari kalangan kelas bawah banyak yang mendapatkan bantuan sosial (bansos) dalam berbagai bentuk selama setahun penuh. Nah, baru-baru ini pemerintah menyebut penyalurannya bakal berubah di masa depan. Bakal ada sebagian masyarakat yang hanya akan mendapatkan bansos selama beberapa bulan saja. Alasannya, pemerintah sedang melakukan pemutakhiran data penerima bansos, Millens.

Hal inilah yang diungkap oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Menurut laki-laki yang kerap disapa dengan sebutan Gus Ipul tersebut, pemutakhiran data sedang dilakukan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Hal ini dilakukan usai pihak Kemensos melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memang pengin melakukan pendampingan dalam hal penyaluran bansos ke masyarakat.

“Jadi, nanti penyaluran bansosnya nggak lagi setahun penuh durasainya. Nantinya berdasarkan pemutakhiran data yang akan dilakukan setiap 3 bulan sekali,” ungkap Gus Ipul saat menggelar konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (18/2/2025).

Maksudnya begini, Millens. Bisa jadi satu keluarga dalam tiga bulan pertama mendapatkan bansos. Lalu setelah ada koreksi pemutakhiran data di DTSEN keluarga tersebut nggak masuk daftar penerima bansos, maka keluarga tesebut nggak akan lagi menerimanya.

Setiap tiga bulan sekali, terjadi pemutakhran data pada sistem database pencatat penerima jumlah bansos. (Kemensos_

Nah, koreksi pemutakhiran data ini tentu nggak asal coret atau pilih orang saja. Pihak kemensos memastikan bahwa hal ini dilakukan demi memastikan kalau bansos benar-benar diberikan kepada orang yang tepat dan membutuhkan. Jika ada keluarga yang sudah mengalami perbaikan kondisi ekonomi, maka bansos yang sebelumnya diberikan kepadanya bisa dialihkan ke pihak lain yang lebih membutuhkan.

“Masyarakat harap memaklumi karena perubahan skema penyaluran bansos ini demi memastikan bansos tersalurkan dengan tepat,” ungkap Gus Ipul.

Karena data terus dimutakhirkan, tentu saja ada harapan bagi mereka yang sebelumnya nggak mendapatkan bansos pada akhirnya mendapatkannya karena memang berhak.

“Adanya DTSEN ini diharapkan bisa menangani masalah-masalah sosial. Dan nantinya proses peningkatan kesejahteraan sosial bisa dilakukan dengan lebih efektif,” pungkas Gus Ipul.

Yap, semoga sajaya dengan pemutakhiran data berkala pada data DTSEN ini bisa benar-benar bikin penyaluran bansos jadi lebih tepat sasaran. Setuju, ya, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: