BerandaHits
Jumat, 12 Mar 2026 13:56

Pemprov Jateng Siapkan Fasilitas Balik Rantau Gratis, Pendaftaran Hari Ini

Ilustrasi: Selain mudik, tahun ini Pemprov Jateng juga menyediakan program balik ke perantauan gratis. (Humas Jateng)

Pendaftaran Balik Rantau Gratis yang diinisiasi Pemprov Jateng akan dibuka mulai hari ini, Kamis (12/3/2026) untuk kereta api dan Jumat (13/3) untuk bus.

Inibaru.id - Nggak hanya memberikan fasilitas mudik gratis untuk masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) juga menyediakan program serupa untuk arus balik nanti, yang diberi tajuk Balik Rantau Gratis 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Arief Djatmiko mengatakan, program Balik Rantau Gratis 2026 akan dilakukan pada 28 Maret 2026 untuk pemberangkatan armada bus dan 27 Maret 2026 untuk moda kereta api (KA).

"Pendaftaran Balik Rantau Gratis dibuka pada tanggal 12 dan 13 Maret. Tanggal 12 Maret itu pendaftaran untuk kereta api, dan tanggal 13 Maret itu pembukaan pendaftaran untuk bus," kata Miko, sapannya, saat ditemui di kantornya, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, masyarakat yang berminat mengikuti program ini bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi online Pedamateng di laman https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id/. Aplikasi ini adalah platform resmi Pemprov Jateng yang dikelola oleh Badan Penghubung Jateng untuk mendaftar.

Selain itu, para perantau juga bisa mendaftar di aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni), platform milik Pemprov yang bisa diunduh secara gratis di pusat pengunduhan pada umumnya.

"Verifikasi pendaftaran akan dilakukan pada 14 sampai 16 Maret. Kemudian, penerbintan e-tiket pada 17 Maret 2026, lalu finalisasi persiapan pelaksanaan Balik Rantau Gratis pada 25 dan 26 Maret 2026," paparnya.

Persyaratan Rantau Gratis 2026

Persyaratan untuk mengikuti Rantau Gratis 2026 cukup mudah. Berdasarkan penuturan Miko, berikut adalah syarat yang harus dipenuhi para perantau:

  1. Memiliki KTP dengan domisili wilayah Jawa Tengah;
  2. Bekerja di sektor informal atau berpenghasilan rendah (penarik ojek, asisten rumah tangga, pedagang asongan-kaki lima, buruh, pengemudi, dll) yang dibuktikan dengan dokumentasi yang menjelaskan pekerjaannya; dan
  3. Memiliki rekening Bank Jateng.

"Pendaftaran untuk satu keluarga maksimal 4 orang. Terus, karena kita berbicara terkait dengan program-program Jateng, tentunya peserta harus punya rekening Bank Jateng," jelasnya.

Dia menambahkan, armada bus yang tersedia sebanyak 68 unit dengan total 3.400 seat. Jadi, tersedia tempat duduk untuk 3.400 warga. Sementara itu, untuk kereta api menggunakan armada KA Tawang Jaya Premium yang berkapasitas 320 kursi.

Beberapa Titik Pemberangkatan

Miko menjelaskan, untuk bus, pemberangkatan utama melalui Asrama Haji Donohudan Boyolali, dengan satelit atau pemberangkatan terdekat di Terminal Tipe B Pilangsari Sragen, Terminal Tipe B Tegalgede Karanganyar , Terminal Tipe A Giriadipura Klaten, dan Terminal Tipe A Ir Soekarno Klaten.

"Titik pemberangkatan bus selanjutnya di Terminal Tipe A Mangkang (Kota Semarang) dengan satelit dari Terminal Tipe A Kabupaten Demak," paparnya.

Sementara, untuk yang mau berangkat dari Jateng bagian selatan, ada pemberangkatan dari Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas, dengan satelit di Kantor Dishub Cilacap, Terminal Kebumen, Terminal Banjarnegara, dan Terminal Purbalingga.

"Ada juga pemberangkatan mandiri melalui Pendapa Kabupaten Blora, Kantor Dishub Kabupaten Magelang, dan Pendapa Kabupaten Kendal. Ribuan seat yang tersedia ini silakan dimanfaatkan," jelasnya.

Miko menyebutkan, Pemprov Jateng memiliki komitmen yang kuat untuk membantu meringankan beban masyarakat yang punya penghasilan rendah. Mengingat biaya mudik tidaklah sedikit, Pemprov mencoba menyediakan fasilitas untuk mereka yang merantau di Jakarta.

Program ini diperuntukkan bagi pekerja informal seperti pedagang kecil dan pelaku UMKM dari Jateng yang merantau ke Jakarta. Kami pastikan armada sudah laik jalan. Ramp check (pengecekan kelaikan jalan) dilakukan H-1 sebelum pemberangkatan di terminal yang telah ditentukan," pungkasnya.

Buat kamu, pekerja informal yang tinggal di Jakarta dan berencana mudik ke Jateng, boleh banget ikutan program ini ya, Gez! (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: