BerandaHits
Selasa, 8 Okt 2018 11:55

Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Ungaran Terus Dilakukan

Kebakaran di Gunung Ungaran. (BPBD Semarang)

Kebakaran di Gunung Ungaran terjadi sejak Minggu (7/10/2018) dan api masih belum bisa dipadamkan hingga sore hari. Karena terkendala waktu, proses pemadaman dilanjutkan hari ini.

Inibaru.id – Sebagian hutan di Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang terbakar sejak Minggu (7/10/2018) pukul 09.40 WIB. Hingga Minggu (7/10) sore, api belum bisa dipadamkan petugas gabungan yang berasal dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang dan Kesatuan Pemangku Hutan.

Karena pelbagai keterbatasan yang ada, petugas memutuskan untuk melanjutkan proses pemadaman pada Senin (8/10).

“Petugas di kawasan puncak sampai jam 17.30 lalu memutuskan untuk melanjutkan pemadaman besok. Alasan berhentinya proses pemadaman karena faktor cuaca,” terang Kepala Humas BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto.

Merdeka.com, Senin (8/10) menulis,Heru menyebut sudah ada 48 orang yang berusaha memadamkan api.

“Kita sudah cek lokasi bersama relawan. Ada 48 orang yang sudah berusaha memadamkan lahan yang terbakar dari Perhutani, Solidaritas Anak Kluwihan Peduli Alam (Sakpala), LMDH Ardi Sidomukti, dan BPBD Kabupaten Semarang. Hanya saja, karena keterbatasan dan kendala waktu, upaya pemadaman baru bisa dilakukan secara manual,” ungkap Heru.

Dia menduga kebakaran ini disebabkan aksi bersih-bersih lahan yang dilakukan warga. Namun, karena angin di kawasan Gunung Ungaran cukup kencang, api semakin membesar dan merembet ke lahan lainnya.

“Dugaan awal ada yang membakar sampah. Api kemudian semakin membesar,” tambahnya.

Saat ada laporan tentang kebakaran hutan dari petugas Perhutani, Heru dan sejumlah relawan mengaku langsung melakukan pengecekan lokasi dengan cara melakukan pendakian.

“Kebakaran terjadi di petak 6.A1 RPH Lempuyangan. Wilayah ini masuk Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan. Di sana banyak semak belukar. Karena cuaca sedang kemarau dan kering, semak ini mudah terbakar,” jelas Heru.

Duh, setelah Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, kini Gunung Ungaran yang kebakaran. Semoga si Jago Merah segera dipadamkan agar tidak merembet ke lahan lain, ya, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: