BerandaHits
Kamis, 25 Feb 2026 18:57

Nggak Ada Daerah yang Berhasil Raih Adipura 2026, Ini Sebabnya

Kriteria pemenang Adipura makin ketat. (Tempo)

Rapor merah buat urusan sampah! Tahun 2026 ini nggak ada satu pun daerah yang layak dapet Adipura Kencana. Alih-alih bersih merata, KLH justru mencatat ratusan daerah masuk kategori "Kota Kotor". Siap-siap, kepala daerah yang masih cuek urusan limbah bakal kena sanksi hukum!

Inibaru.id - Kabar kurang sedap datang dari dunia lingkungan kita nih, Gez. Di saat kita berharap kota-kota di Indonesia makin aesthetic dan bebas sampah, kenyataannya justru bikin elus dada. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, baru saja merilis hasil penilaian Adipura 2026 yang bikin syok. Ternyata, nggak ada satu pun kabupaten atau kota yang berhasil menyabet predikat Adipura Kencana tahun ini!

Kok bisa? Padahal Surabaya dan Balikpapan biasanya jadi langganan juara, kan? Ternyata standar penilaian sekarang makin ketat, Gez.

Banyak yang Bersih di Depan, Berantakan di Belakang

Menteri Hanif blak-blakan soal alasan nggak adanya pemenang kategori tertinggi. Saat tim penilai masuk ke kota-kota unggulan seperti Surabaya, Balikpapan, hingga Ciamis, kondisi jalan protokol alias koridor utama memang tampak kinclong. Tapi, begitu masuk ke gang atau 200 meter saja dari jalan utama, kondisinya ternyata masih jauh dari kata rapi.

"Saat masuk ke pinggirnya masih banyak yang harus dibenahi... sehingga sampai hari ini belum ada satu pun yang berhak mendapat predikat Kota Bersih," tegas Hanif dalam Rakornas Pengelolaan Sampah di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Ratusan Daerah Masuk "Blacklist" Kota Kotor

Masih banyak daerah yang gagap mengatasi masalah sampah. (Detik)

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) ini benar-benar jadi tamparan buat para kepala daerah. Coba cek kategorinya:

  • Kota Sangat Kotor: Sekitar 120-an daerah (karena anggaran sampah yang cekak dan kurang perhatian).
  • Kota Kotor: Mencapai 253 daerah.
  • Sertifikat Menuju Kota Bersih: Cuma 35 daerah yang dapat (posisi teratas: Surabaya, Balikpapan, dan Ciamis).

Masalah paling pelik adalah praktik open dumping atau sekadar buang sampah terbuka di TPA yang masih terjadi di 325 titik. Bayangkan, sampah cuma ditumpuk gitu aja tanpa diolah!

Siap-Siap, Jalur Hukum Menanti!

Bukan cuma kasih penilaian, KLH sekarang mulai "galak". Pendekatan persuasif mulai digeser ke pendekatan hukum. Beberapa daerah besar yang punya masalah akut soal sampah kini masuk radar penyelidikan serius, di antaranya:

  1. Bali: TPA Suwung, serta Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung.
  2. Bekasi: TPA Bantargebang.
  3. Tangerang Selatan: Sedang dalam penyelidikan serius.

Berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2008, urusan sampah itu kewajiban kepala daerah, lho. Jadi, kalau masih lalai, siap-siap saja berurusan dengan penegak hukum.

Eits, tenang, meski rapornya banyak merah, ada sedikit progres. Tingkat pengelolaan sampah nasional per Januari 2026 naik jadi 24,95%, jauh lebih baik dibanding awal tahun lalu yang cuma 10%. Pemerintah juga ambisius pengin menyetop semua praktik open dumping di seluruh Indonesia pada akhir 2026 ini. (Siti Zumrokhatun/E05)


Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: