BerandaHits
Rabu, 30 Jan 2018 13:24

Menyimak Kehidupan Pribadi Ganjar dalam Novel "Anak Negeri"

Ganjar Pranowo dan istri ditemani Gatotkoco Suroso, penulis novel, dalam peluncuran Novel "Anak Negeri". (Inibaru.id/Ida)

Lantaran tertarik dengan kisah Ganjar Pranowo, Gatotkoco Suroso memilih untuk menulisnya dalam bentuk novel. Pada Senin (29/1/2018), novel itu diluncurkan.

Inibaru.id - Mendung nggak menghalangi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk menghadiri peluncuran novel biografi Anak Negeri. Acara yang dilaksanakan di Desa Kunti, Kecamatan Andong, Boyolali, pada Senin (29/1/2018), itu mengupas tentang perjalanan Ganjar dari kecil hingga menjadi gubernur.
 
Gatotkoco Suroso, penulis novel tersebut, mengangkat sosok Ganjar lantaran tertarik dengan kehidupan pribadi pria kelahiran Karanganyar itu. Proses penulisannya membutuhkan waktu dua tahun. Dalam kurun waktu itu, Gatot, sapaan akrabnya, napak tilas kehidupan Ganjar mulai dari Karanganyar.
 
Terlahir sebagai anak polisi membuat pribadi Ganjar lebih disiplin. Selain itu, kehidupan masa kecilnya juga jauh dari kecukupan. Begitulah penuturan Gatot dalam bukunya, yang segera diamini Ganjar.
 
"Ya. Tinggal di kaki Gunung Lawu sana, hidup saya sederhana banget," ujar laki-laki berambut putih itu.
 
 
Politikus PDIP itu mengatakan, keluarganya bahkan sempat terlilit hutang. Namun, inilah memacu dirinya untuk menjadi orang yang sukses dan berguna bagi masyarakat.
 
Sebagian riwayat Ganjar itu terangkum dalam novel Anak Negeri. Di samping banyak bercerita tentang dirinya, Ganjar juga juga membagikan buku setebal 344 halaman itu ke sejumlah peserta yang yang hadir. Salah satunya adalah Ana.
 
Mendapatkan novel tentang orang nomor satu di Jateng tersebut, Ana mengaku senang. 
 
"Saya senang sekali, nggak nyangka bisa dapat buku langsung dari Pak Ganjar. Ada tanda tangannya pula," ujar siswa SMK Muhammadiyah 2 Andong, Boyolali, itu.
 
 
Selain peluncuran novel, acara yang berlatar belakang pemandangan sawah ini juga diwarnai dengan pelbagai pertunjukan. Salah satunya tarian dari Komunitas Lima Gunung yang menjadi penutup acara.
 
Seperti kebanyakan orang yang dituliskan riwayatnya dalam karya sastra, semoga kisah itu selalu dikenal orang sebagai kisah penggugah inspirasi ya, Pak Ganjar. Oh ya, nggak lupa Tim Inibaru.id mengucapkan selamat. Salam hangat!  (IF/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: