BerandaHits
Rabu, 26 Jun 2018 18:14

Keresahan Jiwa Kita Ada di Pameran Seni Praxernia

Salah satu karya desain yang dipamerkan di Pameran Seni Praxernia (Inibaru/Artika Sari)

Sebanyak 23 karya desain dipamerkan dalam Pameran Seni Praxernia di Semarang. 23 karya desain ini mengangkat tema tentang keresahan jiwa manusia terhadap berbagai hal. Seperti apa pamerannya?

Inibaru.id – Psikolog terkenal Inggris Raymond Bernard mengatakan, manusia selalu memiliki sifat ingin maju, enggan stagnan, dan karena itulah mereka menyimpan keresahan.

"Itulah 'praxernia', yang menjadi judul pameran kami," ungkap Imam Satrio, ketua panitia Praxernia, pameran seni yang digagas mahasiswa seni rupa konsentrasi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Semarang, Jawa Tengah

Imam mengatakan, semangat dari pameran yang digelar dari Minggu-Sabtu (24-30/6/2018) tersebut adalah untuk menampilkan desain yang berasal dari keresahan jiwa seniman.

Karya Desain berjudul "Slide of My Mind" (Inibaru.id/Artika Sari)

Imam menambahkan, mahasiswa DKV memang biasanya memiliki keresahan tersendiri terhadap lingkungan, khususnya yang terkait dengan desain pada baliho, iklan, reklame, hingga bungkus produk UMKM yang justru tampak seperti sampah visual.

"Melalui pameran seni ini keresahan yang ingin mereka bagi lebih luas dan kompleks," ujarnya.

Digelar di Gedung Widya Mitra yang beralamat di Jalan MT Haryono No 360, Semarang, pameran tersebut menampilkan 23 karya desain dalam berbagai bentuk yang berasal dari 20 seniman. Nah, buat kamu yang pengin datang, pameran tersebut dibuka gratis untuk umum, kok, dan bisa kamu datangi mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB.

Tiga karya desain yang dipamerkan di ruang pertama. (Inibaru.id/Artika Sari)

Tema Keresahan

Permasalahan keluarga hingga budaya menjadi tema-tema keresahan yang menarik dalam desain-desain pameran itu. Beberapa karya desain nggak hanya berbentuk visual, tapi juga dalam bentuk bau atau aroma. Unik!

Karya desain di ruang kedua (Inibaru.id/Artika Sari)

Salah satu karya desain yang memiliki representasi unik adalah tiga kursi, tiga cangkir, dan satu meja yang terletak di ruang kedua pameran. Pengunjung pasti mengira itu sekadar tempat duduk yang disediakan panitia, padahal enggak. Ini menggambarkan keresahan terkait komunikasi kaum millenials yang kian sulit lantaran fokus pada gawai. Jleb banget, nih!

Karya desain kursi, meja, dan cangkir ini membuat pengunjung memikirkan kembali bagaimana komunikasi kini kalah oleh teknologi (Inibaru.id/Artika Sari)

Masuk ke ruang pameran ketiga, di sudut dekat pintu ada sebuah kotak berlubang berbentuk segitiga. Cobalah intip isinya dan cium baunya! Ada aroma menyan yang mengingatkanmu pada suasana Jawa di masa lampau.

Imam menerangkan, kotak hitam tersebut merupakan representasi dari keresahan seniman terhadap budaya Jawa yang terkikis oleh modernitas zaman. Tertarik menilik isi dalam kotak tersebut? Bertandanglah ke pameran itu, ya!

Kotak hitam (Inibaru.id/Artika Sari)

Lalu, ada pula diorama berjudul “Bayangkanlah” karya Bima dan Fadhli. Diorama berbentuk persegi panjang ini berisi hewan-hewan yang berdiri di atas tengkorak berserakan lengkap dengan suara burung hantu yang membuat bulu kudukmu merinding.

Karya desain ini merupakan refleksi dari masyarakat distopia terhadap keadaan Bumi di masa mendatang. Hilangnya lahan hijau mengakibatkan hewan kehilangan habitat mereka sehingga ancaman kepunahan terasa begitu nyata. Di balik keseramannya, ada satu pesan penting dalam karya itu, yakni agar kita lebih peduli pada lingkungan.

Diorama berjudul “Bayangkanlah” karya Bima dan Fadhli. (Inibaru.id/Artika Sari)

Imam berharap, karya-karya desain yang dipampang dalam gelaran Pameran Seni Praxernia ini bisa menginspirasi pengunjung.

"Nggak cuma menginspirasi, tapi juga memotivasi mereka supaya ikut berkarya dan terus mengembangkan kemampuan mereka,” pungkasnya.

Bagi Sobat Millens yang tertarik pada seni dan desain, kamu boleh banget memasukkan acara ini dalam agendamu. Jangan lupa ajak teman, adik, atau gebetanmu supaya keindahan dan keunikan karya-karya desain di sana bisa menginspirasi mereka juga, ya! (Artika Sari/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: