BerandaHits
Selasa, 9 Apr 2018 14:07

Menyandang Tunaganda, Gino Tetap Semangat Jajakan Dagangannya

Gino sedang berjualan di depan SPBU Undip di Tembalang, Semarang. (Inibaru.id/Faidah Umu S)

Dengan keterbatasan fisiknya, Gino mendorong gerobak berisi jajanan hampir setiap hari. Kendati harus "mendaki" cukup tinggi di tanjakan Gombel, dia tetap semangat demi memenuhi kebutuhan hidup istri dan kedua anaknya. “Kalau nggak usaha sendiri mau minta siapa?” ujarnya.

Inibaru.id – Kalau kebetulan mampir atau melintas di SPBU Undip (Universitas Diponegoro) di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, pada siang hari, besar kemungkinan kamu bakal bertemu sosok pekerja keras ini. Dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya, lelaki bernama Gino itu begitu gigih bekerja.

Lelaki 48 tahun itu adalah penjaja camilan keliling dengan rute menanjak di Semarang, yakni sekitar Gombel, Srondol, Sukun Raya, hingga Tembalang. Dengan gerobak dorongnya yang sederhana, dia nggak kenal lelah. Yang bikin trenyuh, Gino tetap berjualan dengan cara itu meski menyandang disabilitas.

Berjualan sejak 2005, pekerjaan yang dilakoni Gino tidaklah muda. Dia menyandang tuna ganda. Tangan kanannya (maaf) lumpuh, sedangkan kedua kakinya kurang normal, Sementara, dia juga mengaku kesulitan berbicara. Kondisi itu bahkan sudah dialaminya sejak kecil.

Bekerja sebagai pedagang menjadi satu-satunya pilihan terbaik bagi Gino. Dengan kondisi fisik tersebut, berjualan mulai pukul 13.00 sampai 17.00 WIB, dia biasanya "hanya" mendapat Rp 50 ribu per hari.

“Dulu kuat dari pagi pukul 07.00 atau 07.30 dan baru pulang pukul 21.00. Namun, sekarang sudah tua dan kondisi kayak gini, ya sudah mulai berangkat siang sampai sore,” tutur Gino kepada Inibaru.id, belum lama ini.

Sebelum berjualan camilan ringan, Gino sempat berjualan koran pada 1987 hingga 1998. Dia lalu berhenti karena uang yang dihasilkannya terus menurun. Setelah beberapa tahun bekerja serabutan, dia memantapkan diri untuk berdagang.

Ayah dua anak ini mengaku, dia harus bekerja karena memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kedua anaknya yang sekarang duduk di kelas XII SMA dan IX SMP harus terus dia biayai supaya mendapatkan pendidikan yang tinggi dan bisa memiliki kehidupan yang lebih baik.

“Kerja ya pasti capek, tapi manusia kan butuh makan dan minum. Anak-anak saya juga sekolah di Pondok Pesantren Darussalam di Magelang. Jadi, ya, (saya) harus kerja. Kalau nggak usaha sendiri mau minta siapa?” ujarnya.

Kendati punya saudara dan adik, Gino mengaku nggak mau menjadi beban keluarga. Selama dia masih sehat dan bisa berjalan walaupun sulit, dia mengatakan akan terus bekerja. Hm, keren dan inspiratif nih!

Sehat selalu ya, Pak Gino! Oya, semoga dagangannya juga terus laris dan tetap bisa melihat anak-anaknya tumbuh menjadi orang-orang hebat nan pantang menyerah!

Nah, kalau Sobat Millens kebetulan bertemu Pak Gino di jalan, jangan lupa dibeli ya jajanannya, enak-enak kok! (Faidah Umu S/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: