BerandaHits
Sabtu, 24 Mei 2019 10:36

Menkominfo: Jangan Pakai VPN Untuk Akses WhatsApp

Menkominfo Rudiantara. (Suaramuslim)

Pembatasan akses ke media sosial dan WhatsApp membuat banyak pengguna internet di Indonesia yang mengakalinya dengan memakai VPN. Namun, Menkominfo Rudiantara justru menyebut VPN bisa berbahaya.

Inibaru.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta pengguna media sosial di Indonesia untuk nggak menggunakan VPN (virtual private network). Pernyatan ini menyusul banyaknya masyarakat yang memakai VPN untuk mengakses WhatsApp dan berbagai media sosial lainnya yang dibatasi aksesnya oleh pemerintah sejak Rabu (22/5/2019).

“Sebenarnya kami sudah memperhitungkan banyak orang yang akan menggunakan VPN. Hanya saja, banyak VPN gratis yang bisa membuat data pribadi terbuka. Ini bisa berbahaya,” ucap Rudiantara seperti ditulis laman Brilio, Kamis (23/5/2019).

Selain adanya kemungkinan bahaya pencurian data pribadi, penggunaan VPN juga bisa membuat gawaimu lebih rentan terkena malware atau virus.

“Kalau VPN gratis sebaiknya dihindari. Pokoknya jangan pakai WhatsApp melalui VPN,” sarannya.

Rudiantara juga memberikan contoh tentang risiko penggunaan VPN. Di Tiongkok, banyak orang menggunakannya karena ada banyak sekali aplikasi dan media sosial yang diblokir di negara tersebut. Namun, bukan berarti penggunaan VPN di sana aman.

“Di Tiongkok kan nggak bisa buka WhatsApp, tapi kalau memakai VPN memang bisa. Hanya saja sebaiknya memang kita nggak memakainya karena risikonya terlalu besar,” lanjut Rudiantara.

Ada VPN yang aman

Meskipun begitu, Rudiantara juga menyebut ada VPN yang aman digunakan, yakni VPN yang berbayar. Sayang, biaya untuk menggunakannya cukup mahal, yakni sekitar Rp2-3 juta.

Saat ditanya soal kapan pemerintah akan menghentikan pembatasan akses ke WhatsApp dan berbagai media sosial, Rudiantara nggak bisa memberikan jawaban pasti. Dia hanya menyebut jika kondisi sudah lebih kondusif, maka akses media sosial akan kembali dibuka seperti semula.

“Saya nggak bisa bilang besok atau lusa sudah bisa dibuka. Kalau sudah normal pasti akan dibuka kok,” pungkasnya.

Soal pembatasan akses internet ini, Millens merasa keberatan nggak sih? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: