BerandaHits
Sabtu, 15 Jun 2018 13:49

Mengenal Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Belahan Dunia

Silahturahmi dengan sesama. (Blog.bukalapak.com)

Di Indonesia, Lebaran sangat identik dengan ketupat, lontong opor, dan silaturahmi. Lantas bagaimana tradisi Lebaran di negara lain?

Inibaru.id – Idul Fitri merupakan hal yang selalu ditunggu-tunggu muslim di seluruh dunia. Konon, Idul Fitri adalah hari kemenangan umat Islam setelah mengalahkan hawa nafsu di Bulan Suci Ramadan. Karena itu, mereka merayakan Lebaran secara meriah dengan beragam tradisi yang ada.

Di Indonesia, Idul Fitri dirayakan secara meriah. Para perantau akan mudik ke kampung halaman. Anak-anak akan bermain petasan dan mengumandangkan takbir di masjid-masjid sepanjang malam Idul Fitri. Keesokan harinya, mereka merayakan Hari Kemenangan dengan salat berjamaah di masjid, memakan masakan khas Lebaran seperti opor ayam dan ketupat, serta bersilaturahmi ke sanak saudara.

Tradisi tersebut belum tentu dilakukan di negara-negara lain, Millens. Namun, orang luar negeri pastinya punya tradisi tersendiri saat Lebaran. Nah, berikut ada ulasan singkat mengenai tradisi Lebaran di beberapa negara di dunia.

Malaysia

Nggak jauh berbeda dengan Indonesia, Malaysia merayakan Lebaran dengan melakukan silaturahmi dengan sanak saudara. Ada pula tradisi THR dari orang yang sudah bekerja atau sudah berpenghasilan yang diberikan kepada anak-anak. Di Malaysia dikenal juga konsep mudik ke kampung halaman atau lebih dikenal dengan istilah "balik kampung" oleh masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga pergi berziarah ke makam sanak keluarganya yang sudah meninggal. Mengenai makanan Lebaran, Malaysia punya kemiripan dengan Indonesia. Mereka juga makan ketupat dan rendang saat Lebaran.  

Tiongkok

Di Tiongkok, kemeriahan perayaan Idul Fitri paling terasa ada di daerah Xinjiang dan Yunnan. Hal ini karena dua wilayah tersebut dihuni masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Seperti biasa, setelah Salat Id, umat Muslim di Tiongkok bakal bersilaturahmi dan makan bersama dengan keluarga dan tetangga terdekat.

Seusai bersilaturahmi, mereka akan mengunjungi makam leluhur atau makam tokoh Muslim setempat untuk berziarah dan membersihkan makan sembari membacakan doa kepada mereka yang sudah tiada. Doa tersebut juga ditujukan untuk umat Muslim yang meninggal pada masa pemerintahan Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.

Arab Saudi

Di Arab Saudi, Lebaran dirayakan dengan cara mengadakan pertunjukkan seni seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade musik, tari, dan berbagai macam pertunjukan seni lainnya. Selain itu, masyarakat Arab Saudi juga akan menghiasi rumah mereka dengan hiasan khas Lebaran. Makanan khas Lebaran yang selalu tersedia di meja makan orang Arab adalah daging domba yang dicampur dengan nasi ditambah dengan sayuran tradisional.

Sebelum Lebaran, mereka juga biasanya menjahitkan pakaian khusus Lebaran yang disebut thobe. Karena itu, saat menjelang Lebaran, penjahit di sana bakal laris manis diserbu warga.

Mesir

Mesir juga merayakan Idul Fitri dengan bersilaturahmi. Namun, bedanya mereka hanya melakukan silaturahmi dengan keluarga saja, bukan dengan tetangga di sekitar tempat tinggal mereka. Masalah makanan Lebaran, mereka selalu menyediakan Ranja yakni makanan yang terbuat dari ikan asin dan acar.

Italia

Selain terkenal dengan pizza dan pastanya, negara ini juga memiliki tradisi unik saat Idul Fitri, lo. Saat Lebaran, masyarakat Italia melakukan salat Id di lapangan terbuka, nggak jarang mereka juga salat Id di tepi laut. Wah, seru tuh.

Turki

Di Turki, Idul Fitri disebut dengan kata “Bayram”. Pada perayaan tersebut, orang-orang akan mengenakan pakaian khas yang dinamakan Bayramlik. Mereka merayakan Bayram dengan bersalaman satu sama lain sambil mengucapkan, “Bayraminiz Kutlu Olsun”, “Mutlu Bayramlar”, atau “Bayraminiz Mubarek Olsun”. Ketiga salam itu artinya hampir sama, yaitu selamat merayakan Hari Raya Bayram.

Satu hal yang unik pada perayaan Lebaran di Turki yaitu hanya kaum pria saja yang akan pergi ke masjid untuk melakukan salat Id. Sementara itu, kaum perempuan hanya berdiam di rumah.

Wah, unik juga ya tradisi Lebaran di negara-negara lain. Kalau tradisi Lebaran di tempatmu gimana, Millens? (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: