BerandaHits
Sabtu, 15 Feb 2019 13:00

Mengenal 3 Jenis Kanker Darah Paling Umum: Leukimia, Limfoma, dan Myeloma

Sel darah. (www.deherba.com)

Di dunia ini ada sebanyak 137 jenis kanker darah. Namun, jenis kanker yang paling umum adalah leukimia, limfoma, dan myeloma. Berikut gejalanya.

Inibaru.id – Kanker merupakan penyakit mematikan yang menyebabkan sel-sel di dalam tubuh nggak terkendali. Salah satunya adalah kanker darah, yakni jenis kanker yang menyerang produksi dan fungsi sel darah normal dalam tubuh.

Kanker darah memiliki sifat yang kompleks, maka gejala yang terjadi pun berbeda bergantung jenisnya. Di dunia ini ada sebanyak 137 jenis kanker darah. Namun, jenis kanker yang paling umum adalah leukimia, limfoma, dan myeloma.

Masing-masing jenis ini ternyata menyerang bagian darah yang berbeda, gejalanya pun perbeda sehingga membutuhkan pengobatan yang kemungkinan juga berbeda.

Leukimia adalah jenis kanker darah yang menyerang sumsum tulang sehingga nggak mampu untuk memproduksi sel darah putih leukosit untuk melawan infeksi. Saat yang bersamaan, sel kanker leukimia yang sudah ada dalam tubuh merusak dan menghancurkan leukosit yang sudah ada. Ada dua jenis leukimia, yaitu akut dan kronis.

Gejala leukimia cukup sulit dideteksi karena nggak memiliki ciri yang khas. Namun, pada umumnya, penderita akan mengalami anemia, mudah jatuh sakit karena infeksi, nyeri sendi di area tulang belakang, berat badan turun drastis, dan sering berkeringan lebih di malam hari. Selain itu, penderita juga sering mengalami pendarahan tanpa sebab seperti memar, mimisan, atau gusi berdarah karena darah sulit membeku.

Kanker darah limfoma secara spesifik menyerang limfosit. Limfosit adalah sel darah putih di sistem kekebalan tubuh yang khusus memerangi infeksi. Ini termasuk kelenjar getah bening, limpa, timus, serta sumsum tulang. Kanker ini umumnya mengganggu sistem kekebalan tubuh.

Hellosehat.com, Kamis (14/2/2019), menulis, gejala kanker limfoma yang umum adalah adanya tonjolan di bawah kulit, selangkangan, leher atau ketiak. Penderita akan menderita demam menggigil, sesak napas, batuk yang tak kunjung sembuh, gatal-gatal, selalu merasa lesu, muntah darah, nafsu makan menurun, dan nyeri tulang.

Risiko mengidap limfoma dapat meningkat bila kamu telah berusia 60 tahun atau menderita penyakit seperti rematik, lupus, HIV/AIDS, atau hepatitis C. Risiko juga bisa datang bila ada riwayat kanker yang sama dalam silsilah keluarga.

Sementara Myeloma adalah jenis kanker darah yang terbentuk dari sel plasma ganas. Sel plasma normal merupakan bagian sistem imun yang penting. Sel plasma menghasilkan antibodi yang membantu tubuh menyerang dan membunuh kuman.

Gejala kanker darah myeloma yang khas adalah anemia, sering mengalami pendarahan atau memar, gangguan tulang, rentan mengalami infeksi, gangguan ginjal, dan kaki membengkak.

Untuk pengobatannya, ada beberapa terapi seperti kemoterapi, terapi biologis, terapi target, terapi radiasi, transplantasi sel induk, transplatasi sumsum tulang, dan obat-obatan lain. Pengobatan tersebut bergantug dengan seberapa luas penyebaran sel kanker. Kemungkinan penderita membutuhkan kombinasi dari beberapa pilihan pengobatan.

Sekarang sudah paham kan bedanya? Cara terbaik mencegah kanker adalah pola hidup sehat. Setuju nggak, Millens? (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: