BerandaHits
Selasa, 20 Nov 2017 20:32

Kasus KTP-el, Nazaruddin Yakin Ganjar Pranowo Terima Uang

Muhammad Nazaruddin bersaksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan KTP-el di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/11/2017). (Kompas/Abba Gabrillin)

Ganjar kembali disorot setelah Nazaruddin mengaku melihat sendiri Gubernur Jateng itu menerima uang hasil korupsi pengadaan KTP-el.

Inibaru.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo begitu tegas menyatakan bahwa dirinya bersih dari kasus pengadaan KTP-el yang dikorupsi secara berjamaah. Namun begitu, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ternyata berkeyakinan lain. Ia yakin Ganjar terlibat di dalamnya.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (20/11/2017), Nazaruddin mengaku melihat sendiri penyerahan uang kepada Ganjar yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR.

"Semua yang saya sampaikan itu benar, Yang Mulia," ujar Nazaruddin dalam kesaksiannya untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/11/2017).

Dalam persidangan, anggota majelis hakim mengonfirmasi salah satu poin dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Nazaruddin. Dalam keterangannya, Nazaruddin menceritakan mekanisme penyerahan uang untuk Ganjar sebesar 500.000 dolar AS.

Baca juga:
Kisah Setnov sebelum Kecelakaan: Mondar-mandir di Istana Bogor
Kisah Setnov sebelum Kecelakaan: Siapa Tamu Misterius Itu?

Awalnya, Nazaruddin dan Andi Narogong berkumpul di ruang kerja anggota DPR Mustoko Weni, anggota Badan Anggaran Komisi II DPR kala itu. Nazaruddin mengaku mendengar langsung Mustoko menghubungi Ganjar via telepon, menawarkan apakah Andi harus menemui Ganjar di ruang kerjanya.

Namun, Ganjar menjawab, ia akan datang sendiri ke ruang kerja Mustoko. Tak lama, Ganjar tiba di ruang kerja Mustoko dan menerima uang 500.000 dolar AS.

"Lalu Ganjar menyampaikan kepada saya (Nazaruddin), ini kebersamaan, biar program besarnya jalan," kata hakim Anwar saat membaca BAP Nazaruddin.

Meski Nazaruddin membenarkan seluruh kronologi penyerahan uang tersebut, anggota majelis hakim menanyakan mengenai bantahan yang disampaikan Ganjar saat bersaksi.

"Pak Ganjar di sini mati-matian enggak ngaku, bahkan dia dikasih lalu dikembalikan. Itu bagaimana?" tanya hakim Anwar.

Menurut Nazaruddin, saat itu Ganjar menolak karena hanya diberi 100.000 dolar AS. Dia menambahkan bahwa Ganjar hanya mau menerima apabila diberi 500.000 dolar AS.

Baca juga:
Tentang “Benjol Sebesar Bakpau” di Pelipis Setya Novanto
"Sopir" Setnov Itu Akhirnya Mundur dari Metro TV

Sementara, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta terdakwa Andi Narogong pada 12 Oktober 2017, Ganjar sudah membantah tudingan Nazaruddin.

"Terima uang maksudnya? Tidak. Sama sekali (tidak), dan saya sudah pernah jelaskan di sidang waktu kesaksian (untuk) Pak Sugiharto dan Irman (mantan pejabat Kemendagri)," tegas Ganjar.

Ganjar mengaku justru baru mendengar soal bagi-bagi uang itu saat diperiksa dalam kasus ini.

"Saya baru tahu setelah saya diperiksa dan dikonfrontasi dengan salah satu anggota Dewan, ibu Miryam Yani di KPK. Saat itu baru saya ngerti, ternyata ada berita bagi-bagi uang," ujar Ganjar. (GIL/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: