BerandaHits
Kamis, 5 Agu 2020 14:24

Kasus Ayah Curi Smartphone demi Belajar Anak Berakhir Damai, Kejaksaan Garut dan Korban Terenyuh

Ilustrasi: Ponsel untuk belajar daring. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Tahu pelaku pencurian smartphone berasal dari keluarga miskin dan terpaksa melakukannya agar anak bisa belajar secara daring, korban nggak jadi melaporkannya ke polisi. Kasus ini bahkan membuat Kejaksaan Negeri terenyuh dan datang membantu.

Inibaru.id – Seorang lelaki berinisial Aj (40) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kepergok mencuri ponsel pintar demi membantu anaknya bisa belajar secara daring. Dia diketahui terpaksa mencuri lantaran nggak punya penghasilan yang cukup untuk membelikan ponsel untuk anaknya.

Mendengar pengakuan ini, Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut pun tersentuh. Kepala Kajari Garut Sugeng Hariyadi mengaku terkejut dengan kasus ini. Dia pun meminta sejumlah staf Kejari Garut untuk menelusuri kondisi keluarga Aj sekaligus mencari tempat tinggalnya.

Rombongan Kajari Garut kemudian memberikan smartphone kepada Aj pada Selasa (4/8/2020) demi membantu sang anak bisa belajar secara daring.

“Saya perintahkan Kasi Padum untuk segera mencarikan handphone yang sudah dikembalikan jadi si anak tetap bisa belajar secara daring,” ucap Sugeng, Selasa (4/8).

Ilustrasi: Belajar daring di rumah. (Twitter/RottingOldWreck)

Sebagai informasi, Aj adalah warga Kampung Cilelang, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Keler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dia berprofesi sebagai buruh serabutan dengan pendapatan nggak pasti. Pandemi Covid-19 kian menghimpit perekonomian rumah tangganya.

Saat dimintai keterangan oleh pihak kejaksaan, Aj bercerita bahwa anaknya, S (13), pengin memiliki ponsel karena harus belajar secara daring lantaran sekolahnya nggak lagi menerapkan sistem belajar tatap muka. Namun, S nggak bisa mengikuti lantaran nggak punya ponsel pintar.

“Jadi sejak masuk kelas satu Madrasah Tsanawiyah (MTs), si anak nggak pernah bisa ikut belajar online. Ayahnya kasihan, tapi nggak bisa membelikan, sehingga (dia) nekat mencuri,” ucap Kasi Pidum Kejari Garut Dapot Dariarma.

Aparat kepolisian dan Kajari memberikan bantuan smartphone bagi sang anak agar bisa belajar secara daring. (Kabar-priangan/Aep Hendy)

Kasus ini terkuak saat anak korban pencurian Ahmad Teguh melacak ponsel lewat aplikasi pencari smartphone yang hilang. Dia justru mendapati ponsel ini ada di sebuah gubuk reyot nggak layak huni. Ahmad kemudian memberanikan diri masuk ke dalam gubuk dan menanyakan soal ponsel tersebut.

Saat tahu ponsel tersebut dipakai untuk belajar daring sang anak, Ahmad justru terenyuh. Aj juga sama sekali nggak membantah saat ditanya apakah dirinya mencuri. Ahmad pun memutuskan untuk nggak melanjutkan kasus ini secara hukum.

“Kalau memang niat mencuri untuk kebutuhan pribadi, kan bisa dia ambil dua ponsel dan satu laptop di rumah. Yang diambil hanya untuk kebutuhan anaknya belajar saja,” ucap Ahmad, Selasa (4/8).

Begitu kepergok mencuri, Aj dikabarkan langsung mengembalikan ponsel tersebut ke pemiliknya dan meminta maaf.

Semoga segera ada solusi bagi siswa yang kesulitan belajar secara daring, ya Millens! (Viv/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: