BerandaHits
Selasa, 26 Des 2022 14:27

Jumlah Beruang Kutub Semakin Berkurang

Populasi beruang kutub di bagian barat Teluk Hudson, di ujung selatan Kutub Utara Kanada, menyusut drastis, khususnya jenis betina dan anak-anak. (Detik/CNN)

Keberadaan beruang kutub diambang kepunahan. Pasalnya, jumlah hewan ini di dunia semakin berkurang. Salah satu penyebabnya karena pemanasan global yang membuat es di kutub mudah mencair.

Inibaru.id - Pemanasan global yang membuat es di bumi mudah meleleh berdampak buruk pada keberadaan beruang kutub.

Survei yang baru-baru ini dilakukan pemerintah Kanada menyebutkan populasi beruang kutub di bagian barat Teluk Hudson, di ujung selatan Kutub Utara Kanada, menyusut drastis, khususnya jenis betina dan anak-anak.

Para peneliti telah terbang melintasi wilayah tersebut, termasuk Kota Churchill yang merupakan tujuan wisata dan disebut-sebut sebagai ibu kota beruang kutub dunia. Setiap lima tahun mereka menghitung jumlah hewan tersebut dan mengekstrapolasi tren populasinya.

Selama survei terakhir pada akhir Agustus dan awal September 2021, yang hasilnya dirilis awal bulan ini, mereka hanya melihat 194 beruang. Mereka memperkirakan total populasi hewan itu berjumlah 618, turun dari 842 ekor pada lima tahun sebelumnya.

"Perbandingan dengan perkiraan survei udara dari 2011 dan 2016 menunjukkan bahwa WH (populasi beruang di Teluk Hudson Barat) mungkin menurun secara drastis," kata studi tersebut.

Temuan ini juga mengungkapkan penurunan yang signifikan beruang betina dewasa dan beruang sub-dewasa (anaknya) antara tahun 2011 dan 2021.

"Penurunan yang diamati konsisten dengan prediksi lama mengenai efek demografis dari perubahan iklim pada beruang kutub," kata para peneliti, seperti dilansir AFP, Jumat (23/12).

Es Mencair 

Kemungkinan perpindahan beruang ke wilayah tetangga dan perburuan sebagai penyebab penurunan populasi. (Pxhere)

Mereka juga menduga kemungkinan perpindahan beruang ke wilayah tetangga dan perburuan sebagai penyebab penurunan populasi.

“Bongkahan es yang menjadi habitat beruang telah menghilang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, dengan pemanasan jauh di utara hingga empat kali lebih cepat daripada bagian dunia lainnya,” sebut peneliti.

Es di kutub utara kini menjadi kurang tebal dan pecah lebih awal di musim semi serta membeku di akhir musim gugur. Padahal beruang mengandalkan es ini untuk mencari makan anjing laut, bergerak, dan bereproduksi.

Menurut Pusat Data Salju dan Es Nasional AS. sejak 1980-an, bongkahan es di Teluk Hudson telah berkurang hampir 50% di musim panas. Sebuah laporan yang diterbitkan dua tahun lalu di jurnal Nature Climate Change menyarankan tren ini dapat menyebabkan hampir punahnya hewan-hewan tersebut. Mereka mencatat ada 1.200 beruang kutub di pantai barat Teluk Hudson pada 1980-an, namun kini jumlahnya jauh menurun.

Kalau jumlah beruang kutub kian berkurang, bisa-bisa hewan menggemaskan berbulu tebal itu punah ya? Duh, jangan sampai, deh. (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Populasi Beruang Kutub Kian Menyusut.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: