BerandaHits
Minggu, 21 Nov 2020 12:41

Januari 2021, Sekolah Boleh Tatap Muka, Apa Syaratnya Ya?

Sekolah akan diperbolehkan bertatap muka tapi dengan banyak syarat. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Menteri Pendidikan Nadiem Makariem memutuskan untuk memperbolehkan sekolah tatap muka mulai Januari 2020. Hanya, bukan berarti kegiatan belajar mengajar akan berjalan seperti dulu. Lantas, apa saja ya syarat yang harus dipenuhi?<br>

Inibaru.id - Mulai Januari 2021, sekolah tatap muka akan kembali diizinkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Hanya, bukan berarti kegiatan belajar mengajar akan kembali seperti sedia kala. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Nadiem Makarim mengungkap kalau penentuan izin sekolah tatap muka nantinya nggak lagi berdasarkan zona risiko Covid-19, melainkan berdasarkan kewenangan dari pemerintah daerah, Kantor Wilayah (Kanwil), dan Kementerian Agama.

"Pemerintah pada hari ini melakukan menyesuaikan kebijakan untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah, Kanwil, atau Kemenag menentukan pemberian izin tatap muka untuk sekolah-sekolah di bawah kewenangannya. Kebijakan ini berlaku Januari 2021," ujarnya dalam konferensi digital seperti dikutip dari kanal YouTube Kemendikbud, Jumat (20/11/2020).

Nadiem Makarim meminta agar Pemda benar-benar mempertimbangkan dengan matang terkait pembukaan kembali sekolah. Dia juga nggak mengharuskan semua sekolah untuk dibuka. Pembukaan bisa dilakukan perlahan-lahan dengan melihat persentase risiko Covid-19 di daerah.

Berikut adalah faktor-faktor yang harus dipertimbangan Pemda dalam pemberian izin pembelajaran tatap muka:

  1. Tingkat risiko penularan Covid-19.
  2. Kesiapan Faskes.
  3. Kesiapan satuan pendidikan.
  4. Akses terhadap sumber belajar/kemudahan BDR.
  5. Kondisi psikososial peserta didik.
  6. Kebutuhan layanan pendidikan bagi anak yang ortunya kerja di luar rumah.
  7. Ketersediaan akses transportasi aman (karena akan terjadi lonjakan penumpang saat anak mulai bersekolah).
  8. Tempat tinggal warga satuan pendidikan.
  9. Mobilitas warga antar kabupaten, kota, kecamatan, kelurahan, desa.
  10. Lokasi geografis.
Nadiem Makarim meminta pemda untuk jangan asal memperbolehkan. Tetap tengok angka risiko Covid-19. (Twitter Kemendikbud)<br>

Selain itu, satuan pendidikan harus memenuhi 6 aspek, yakni sanitasi sekolah, akses Faskes, wajib masker, memiliki thermogun, pemetaan warga satuan pendidikan (siapa saja yang memiliki komorbid, riwayat sakit, dll), dan persetujuan komite sekolah tentang adanya tatap muka.

Selain itu, nantinya aktivitas sekolah juga nggak bisa sama dengan kondisi sebelum Covid-19. Kapasitas sekolah maksimal 50% dan harus berbentuk shifting, olahraga dan ekskul yang melibatkan kontak fisik juga nggak akan izinkan.

Kantin boleh saja buka tapi harus menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan menjalankan etika saat batuk dan bensin.

"Kemendagri akan mengeluarkan Surat Edaran, menyebutkan apa saja yang harus dikerjakan oleh kepala daerah. Termasuk bila terjadi cluster saat anak mulai sekolah, kemendagri akan lihat pemda sudah bertindak apa tidak? Kalau sudah, akan didukung, kalau belum, pusat akan turun tangan," tulis keterangan resmi keputusan bersama Mendikbud, Menko PMK, Kepala BNPB, Mendagri dan Menkes.

Kemenkes akan mendorong peran Puskesmas di setiap wilayah sekaligus meningkatkan kapasitas kesiapan pelayanan kesehatan. Lebih dari itu, Kemenkes juga menyusun panduan penanganan bagi puskesmas dalam pembinaan dan pengawasan protokol kesehatan termasuk untuk di fasilitas pendidikan.

Gimana, Millens, sudah siap kembali ke sekolah? (Cnb/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: