BerandaHits
Minggu, 1 Mar 2025 15:25

Usai Diskon Listrik Selesai, Apakah Tarif Listrik Per Maret 2025 Naik?

Ilustrasi: Tarif listrik per Maret 2025. (Inibaru.id/Audrian Firhanussa)

Mengingat adanya peraturan penyesuaian tarif listrik per tiga bulan, apakah tarif listrik per Maret 2025 naik?

Inibaru.id – Banyak orang yang sengaja membeli token listrik banyak-banyak jelang akhir Februari 2025 lalu. Mereka pengin memanfaatkan betul diskon tarif listrik 50 persen yang diberikan selama Januari dan Februari. Tapi, apakah kemudian pada Maret 2025 ini, tarif listrik bakal naik?

Asal kamu tahu saja, ya, selain yang masuk dalam golongan subsidi, pelanggan golongan non-subsidi bakal mengalami tariff adjustment alias penyesuaian tarif listrik setiap tiga bulan sekali. Kalau menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sih, ada beberapa golongan pelanggan non subsidi yang mendapatkan hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.

Alasan mengapa tarif listriknya naik karena mengikuti sejumlah parameter ekonomi makro seperti kurs, inflasi, harga crude Indonesia (ICP), sampai harga Batubara acuan (HBA).

Nah, khusus untuk Triwulan 1 2025 (Januari, Februari, Maret), pada 31 Desember 2024 lalu, Kementerian ESDM menyebut acuan realisasi parameter ekonomi makro yang dipakai dalam menentukan tarif listrik Maret 2025 adalah pada periode Agustus – Oktober 2024.

Menariknya, meski jika menilik realisasi parameter ekonomi pada periode tersebut seharusnya berdampak pada naiknya tarif listrik pada Triwulan 1 2025, yang terjadi justru tarif listrik per Maret 2025 ini justru nggak naik, Millens.

Ilustrasi: Tagihan listrik dari PLN. (Dwisu)

“Seharusnya, jika mengacu pada realisasi parameter ekonomi makro itu, tarif tenaga listrik Triwulan 1 2025 naik. Tapi, diputuskan bahwa tarifnya bakal tetap atau sama dengan tarif tenaga listrik periode Triwulan IV tahun 2024 sepanjang nggak ditetapkan lain oleh pemerintah,” ungkap rilis resmi Kementerian ESDM pada Sabtu (1/3/2025).

Nah, berikut adalah rincian tarif listrik sesuai dengan golongan non-subsidi yang dimaksud.

1. Golongan rumah tangga kecil (R-1/TR) daya 900 VA, tarif regular dan prabayar Rp1.352 per kWh.

2. Golongan rumah tangga kecil (R-1/TR) dengan daya 1.300 VA, tarif regular dan prabayar Rp1.444,70 per kWh.

3. Golongan rumah tangga kecil (R-1/TR) dengan daya 2.200 VA, tarif regular dan prabayar Rp1.444,70 per kWh.

4. Golongan rumah tangga menengah (R-2/TR) dengan daya 3.500-5.500 VA, tarif regular dan prabayar Rp 1.699,53 per kWh.

5. Golongan rumah tangga besar (R-3/TR) dengan daya 6.600 VA ke atas, tarif regular dan prabayar Rp 1.699,53 per kWh.

6. Golongan bisnis menengah (B-2/TR) dengan daya 66.00 VA-200 kVA, tarif regular dan prabayar Rp1.444,70 per kWh.

7. Golongan kantor pemerintah sedang (P-1/TR) dengan daya 6.600 VA – 200 kVA, tarif regular dan prabayar Rp1.699,53 per kWh.

8. Golongan penerangan jalan umum (P-3/TR) dengan daya di atas 200 kVA, tarif listrik regular dan prabayar Rp1.699,53 per kWh.

Sisa golongan lainnya adalah yang berhak mendapatkan subsidi karena dipakai rumah tangga kecil, pelanggan sosial, bisnis kecil, industri kecil, dan UMKM. Golongan-golongan ini nggak terdampak tariff adjustment dari PLN.

Cukup melegakan ya, Millens, ternyata tarif listrik per Maret 2025 nggak naik! (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: