BerandaKulinary
Sabtu, 28 Feb 2025 11:01

Menembus Kemacetan demi Kuliner Legendaris Semarang: Sate Ayam Jembatan Mrican

Satai Ayam Jembatan Mrican Semarang. (Googleuser/Haidar)

Selain satai ayam, ada menu lain yang bisa kamu cicipi di Satai Ayam Jembatan Mrican Kota Semarang seperti balungan sambal kacang, satai jeroan, satai kulit, serta lontong sambal. Semuanya enak!

Inibaru.id – Setiap kali berangkat kerja, perhatian saya ke jalan selalu teralihkan dengan sebuah pelang penunjuk terbuat dari bahan logam di dekat dengan Jembatan Mrican, tepatnya di seberang Pasar Mrican, Jalan Tentara Pelajar, Kota Semarang.

Di lokasi yang selalu mengalami kemacetan pada jam berangkat dan pulang kerja tersebut, pelang petunjuk dengan desain klasik yang sudah terlihat karatan itu bertuliskan “Sate Ayam Jembatan Mrican, Sejak Tahun 1983”.

Saya pun kemudian melirik ke bagian kiri untuk mengetahui seperti apa warung yang sudah berdiri sejak 40 tahun silam tersebut. Namun, yang terlihat hanyalah warung kecil persis di pinggir Sungai Mrican yang masih tutup. Di depan warung itu tertulis nomor telepon Bu Darni sebagai pemilik dan jam bukanya, yaitu 17.30 WIB.

Jika sebuah warung sudah berdiri sampai empat dekade, pastilah ada alasan yang bikin mereka terus bertahan. Begitulah yang ada dalam pikiran saya. Sayangnya, meski sudah berkali-kali pengin mencobanya, ujung-ujungnya saya mengurungkan niat karena malas menembus kemacetan yang selalu terjadi di situ saat saya pulang kerja.

Untungnya, ada satu teman saya yang rumahnya nggak sampai 200 meter jaraknya dari kedai satai legendaris tersebut. Hartanto namanya. Dengan begitu, saya jadi bisa mencari tahu bagaimana kelezatan satai di sana.

“Nggak sering beli di sana karena untuk ke sana saya harus jalan kaki melewati jembatan. Tapi memang rasanya enak sih. Daging ayamnya tebal dan terlihat masih segar. Bumbu kacangnya merasuk dan enak,” ungkapnya, yang mengaku sudah lebih dari 10 kali membeli satai di warung tersebut, Kamis (27/2/2025).

Lokasi Satai Ayam Jembatan Mrican di Jalan Tentara Pelajar, Kota Semarang. (Google Street View)

Hartanto menyebut, nggak hanya satai, ada menu lain yang bisa dia beli di sana seperti balungan sambal kacang, satai kulit, satai jeroan, hingga lontong sambal. Semua menu itu sudah pernah dicobanya, kecuali yang terakhir.

Jarak 200 meter menuju kedai satai itu sebetulnya cukup jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki, tapi Hartanto memilih melakukannya alih-alih mengendarai sepeda motor karena tempat parkirnya cukup sempit, muat beberapa sepeda motor saja, itu pun yang datang dari arah timur.

"Apalagi mobil, hampir nggak mungkin bisa parkir dan pasti bakal bikin kemacetan parah," serunya. “Jadi, saya sarankan kalau dari jauh naik sepeda motor saja.”

Oya, masih kata Hartanto, harga makanan di Sate Ayam Jembatan Mrican cukup variatif, mulai dari Rp10 ribuan sampai Rp30 ribuan, tergantung menu makanan yang dipilih dan ukuranya. Di sana, tersedia juga minuman seperti es teh, es jeruk, hingga kopi dengan harga termurah sekitar Rp5.000.

Hm, jadi penasaran ya seperti apa rasa satai di Satai Ayam Jembatan Mrican Kota Semarang ini. Yuk kapan kita wisata kuliner malam ke sana, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: