BerandaHits
Jumat, 21 Feb 2019 11:50

Awas, Jangan Sembarangan Pasang Veneer Gigi

Veneer gigi. (Hellosehat)

Memasang veneer gigi di salon mungkin lebih terjangkau. Tapi ada risiko yang siap menghampiri. Mulai dari tertular penyakit hingga kematian.

Inibaru.id – Semakin banyak orang yang tertarik untuk memasang veneer gigi. Dengan mendapatkannya, maka gigi bisa memiliki penampilan yang lebih menarik sehingga bisa meningkatkan kepercayaan diri. Meningkatnya peminat veneer gigi ini membuat ‘salon gigi’ kian menjamur di berbagai tempat. Sayangnya, hal ini justru membuat proses veneer gigi bisa jadi nggak lagi aman untuk dilakukan.

Detik.com, Rabu (20/2/2019) menulis, veneer gigi sebenarnya adalah lapisan porselen tipis yang ditempatkan pada permukaan gigi. Lapisan inilah yang membuat gigi memiliki penampilan yang jauh lebih menawan. Meski proses pemasangan veneer gigi ini tergolong mudah, pakar kesehatan menyarankan untuk nggak sembarangan melakukannya di ‘salon gigi’. Jika diabaikan, bisa jadi kamu justru akan mengalami masalah kesehatan yang nggak bisa disepelekan, lo.

Hal ini diungkap oleh akun Instagram @korbantukanggigi. Akun ini mengungkap tentang praktik ilegal dan berbahaya dari banyak sekali oknum tukang gigi yang berterbaran di berbagai tempat. Bahkan, banyak oknum tukang gigi yang ternyata juga membuka penawaran jasa veneer gigi.

Menurut drg. Rifqie Al Haris yang mengelola akun Instagram ini, banyak pasien yang akhirnya datang ke dokter gigi setelah datang ke tukang gigi abal-abal demi memasang veneer gigi. Beberapa masalah kesehatan yang dikeluhkan adalah infeksi bakteri dan kanker mulut.

“Veneer sebenarnya perawatan one way ticket. Email gigi yang terkikis tidak akan bisa kembali lagi seperti semula setelah mendapatkan penanganan ini. Karena alasan inilah veneer gigi nggak bisa dilakukan sembarangan,” ungkap drg. Rifqie.

Menurut drg. Rifqie, meningkatnya tren perawatan salon gigi juga berbanding lurus dengan meningkatnya kasus masalah kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, ada risiko lain yakni tertular penyakit berbahaya akibat penggunaan alat yang nggak steril atau jarum suntik bergantian. Masalahnya adalah bisa jadi penyakit menular ini berpotensi mematikan.

Mulai sekarang harus selalu berhati-hati ya, Millens. (IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: