BerandaHits
Kamis, 6 Nov 2019 18:00

Ini Lo Penjelasan Ilmiah Penyebab Rambut Rontok Pascamelahirkan

Pascamelahirkan biasanya rambut akan rontok. (WartaKesehatan)

Sebagian besar perempuan yang selesai bersalin akan mengalami kerontokan rambut. Ketidakimbangan hormon setelah melahirkanlah yang menjadi penyebabnya. Kondisi ini akan berlangsung selama 3-4 bulan.

Inibaru.id - Pascamelahirkan biasanya ibu baru mengalami beberapa perubahan. Satu di antaranya, mengalami kerontokan rambut. Meski bersifat sementara, banyak ibu yang merasa cemas karena helaian rambut yang rontok lumayan banyak setiap hari.

Ternyata, kerontokan ini disebabkan kadar estrogen dan progesteron menurun dan menjadi normal kembali setelah sebelumnya kedua hormon ini melonjak tajam sejak seorang perempuan hamil. FYI, estrogen adalah hormon yang punya peran banyak, termasuk merawat kulit, memproduksi kelenjar minyak, dan menumbuhkan rambut.

Selama kehamilan, kenaikan hormon estrogen merangsang rambut untuk masuk ke dalam fase pertumbuhan. Jadi perempuan hamil akan merasa rambutnya lebih tebal dan jarang rontok. Masalahnya, nggak semuahormon langsung kembali normal setelah bersalin. Ada beberapa hormon yang masih tinggi.

Inilah yang menyebabkan transisi dari fase pertumbuhan rambut ke fase istirahat. Ditambah dengan kurang tidur dan stres mengurus bayi akan membuat rambut rontok cukup banyak. Biasanya kerontokan akan terjadi sekitar 3-4 bulan. Jadi, nggak perlu khawatir.

Mengatasi Kerontokan

Memang kerontokan rambut tersebut nggak bisa dicegah. Namun ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan agar rambut tetap sehat dan tumbuh dengan cepat. Pertama, berhati-hati saat menyisir rambut, keramas, atau mengeringkannya. Jangan sampai mengikat rambut terlalu kencang agar tidak terjadi tarikan pada folikel.

Kebutuhan nutrisi tubuh haruslah tetap dijaga dengan mengonsumsi sayur, buah, daging, ikan, lemak sehat, protein, dan kacang-kacangan. Sebisa mungkin kurangi stres karena jika nggak, hormon kortisol akan berdampak buruk pada siklus rambut. Istirahat cukup dan lakukan hal-hal yang membuat rileks di sela kesibukan mengurus bayi.

Jadi seperti itu ya, Millens. Jangan jadikan rambut rontok sebagai pemicu stres ya. (IB28/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: