BerandaHits
Minggu, 24 Okt 2020 09:38

Fakta-fakta Kebakaran Kejagung; Gara-gara Rokok dan Cairan Pembersih

Terdapat banyak fakta mencengangkan dari kasus kebakaran gedung Kejagung. (Cnn/Adhi Wicaksono)

Polri dan Kejagung menyebut rokok dan cairan pembersih menjadi pemicu kebakaran gedung Kejaksaan Agung. Delapan tersangka pun sudah ditetapkan. Seperti apa ya fakta-fakta dari kasus ini?

Inibaru.id - Mabes Polri serta Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya mengungkap apa penyebab kebakaran di Gedung Utama Kejagung pada Jumat (23/10/2020). Berbeda dengan prasangka banyak orang yang menuding kebakaran ini disengaja, terdapat beberapa fakta yang justru cukup mencengangkan.

Kabid Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut delapan orang telah dijadikan tersangka kasus kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8) lalu. Mereka dianggap lalai sehingga memicu kebakaran.

“Lima tukang ini sedang melakukan pekerjaan di ruangan lantai 6 Biro Kepegawaian. Mereka merokok,” ungkap Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, di Mabes Polri, Jumat (23/10).

Rokok dan cairan pembersih menjadi pemicu kebakaran gedung Kejagung. (Twitter/KANSAR_JKT)

Menurut Ferdy, seharusnya para tukang ini nggak merokok di tempat mereka bekerja mengingat ada cairan yang mudah terbakar seperti tiner, lem aibon, dan bahan-bahan lainnya.

Selain itu, api juga sangat cepat membesar akibat adanya cairan pembersih yang biasa dipakai petugas cleaning service Gedung Kejagung. Cairan ini juga sangat mudah terbakar karena berisi solar dan tiner. Masalahnya, merek cairan pembersih ini ternyata nggak memiliki izin edar.

“Setelah Puslabfor melakukan pengecekan, ditemukan adanya fraksi solar dan tiner di setiap lantai. Setelah dicek, dari penggunaan minyak atau alat pembersih lobi dengan merek Top Cleaner,” lanjut Ferdy.

Sementara itu, Kapuslabfor Polri Brigjen Haydar menyebut api berawal dari lantai 6, tempat para tukang bekerja. Di tempat tersebut, ada bahan-bahan lain yang mudah terbakar seperti ornamen kayu dan kertas.

Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung diawali dari kelalaian pekerja proyek. (Twitter/KANSAR_JKT)

Selain empat orang tukang proyek, tersangka lain yang ditetapkan polisi adalah tukang pemasangan wallpaper, mandor proyek, pejabat pembuat komitmen (PPK) dari Kejagung, vendor PT ARM berinisial R, dan bos Top Cleaner berinisial R.

Saat ditanya soal CCTV, Brigjen Haydar menyebut hampir semuanya hangus. Hal ini membuat proses penyelidikan kebakaran berlangsung cukup lama karena data yang terkumpul pun sangat minim.

“Jadi, kita menemukan beberapa CCTV keseluruhan itu sudah dalam kondisi hangus terbakar,” terang Haydar.

Kasus kebakaran gedung Kejagung ini memang cukup kontroversial, ya Millens. Tapi, apakah kamu bisa menerima keterangan Polri terkait dengan penyebabnya ini? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: