BerandaHits
Rabu, 27 Feb 2018 17:53

Empat Anggota “The Family MCA” Dibekuk Polisi

Konferensi pers pihak kepolisian dalam penangkapan anggota The Family MCA. (Okezone.com)

Kelompok penyebar isu provokatif, The Family MCA ditangkap polisi pada Senin (26/2/2018). Polri akan terus memburu anggota kelompok ini dan mengusutnya.

Inibaru.id – Empat anggota The Family Muslim Cyber Army (MCA) ditangkap polisi pada Senin (26/2/2018). Penangkapan itu dilakukan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bekerja sama dengan Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan. Lokasi penangkapan terpisah di beberapa tempat.

Keempat tersangka yang ditangkap adalah ML, RSD, RS, dan Yus. Mereka ditangkap di lokasi berbeda. ML ditangkap di Tanjung Priok, RSD ditangkap di Pangkal Pinang, RS di Bali, sedangkan Yus ditangkap di Sumedang.

Kelompok The Family MCA dibekuk polisi karena dianggap sering melempar isu provokatif di media sosial. Menurut keterangan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran, para pelaku berkomunikasi dalam sebuah grup WhatsApp.

Baca juga:
Rayakan Ulang Tahun Pertama, Pajero Indonesia Bersatu Serbu Semarang
“Sekala Niskala” yang Berjaya di Festival Film Berlinale

"Berdasarkan hasil penyelidikan, grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial," ujar Fadil seperti ditulis Kompas.com, Selasa (27/2).

Konten-konten yang disebarkan pelaku di antaranya isu kebangkitan PKI (Partai Komunis Indonesia), penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik tokoh-tokoh tertentu. Nggak hanya memengaruhi lewat konten, kelompok itu juga menyebarkan virus lewat konten yang disebar pada orang tertentu. Virus itu membuat sitem pada perangkat terganggu.

"Mereka sengaja membuat virus lalu dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan. Itu dapat membuat perangkat elektronik penerima rusak, " kata Fadil.

Baca juga:
Ketika Bos IMF Diajak Blusukan Jokowi
Ahli Reptil Pastikan yang Digendong Pria di 9GAG Bukan Komodo

Keempat pelaku bakal dijerat hukum pidana sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan SARA. Polisi rencananya bakal mengungkap tuntas kasus ini dengan meminta Call Data Record (CDR) ke provider dan transaksi keuangan para tersangka ke bank.

Saat ini polisi juga masih menyelidiki dua anggota lain yang tergabung dalam kelompok itu. Kedua anggota itu diduga berada di Palu, Sulawesi Tengah dan luar negeri. (TRA/IF)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: