BerandaHits
Senin, 10 Mei 2020 19:48

Efek 'Libur' Kerja; Lupa Hari hingga Terbawa Mimpi

Kamu akhir-akhir ini lupa hari nggak? (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Sudah biasa berangkat kerja setiap hari tiba-tiba disuruh "libur" sampai batas waktu yang belum ditentukan, nyatanya bukan hal mudah. Simak yuk cerita mereka dengan perubahan rutinitasnya!

Inibaru.id - Nggak mudah memang menyesuaikan diri dengan rutinitas baru. Orang-orang ini misalnya. Mereka sempat mengalami shock culture selama masa WHF.

Maklum, semua aktivitas telah berlangsung selama tahunan sehingga membentuk pola pasti. Ketika hal itu harus berubah tiba-tiba, kelimpungan jadinya.

Perbedaan rutinitas yang cukup njeglek ini dirasakan oleh Dian, seorang guru Bimbingan Konseling (BK) di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Grobogan.

“Ya terbiasa kerja, di rumah terus bosan. Kadang lupa hari,” ungkapnya melalui aplikasi pesan singkat (19/4).

Mentang-mentang nggak ngantor, jangan sampai keasyikan molor ya. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dian menjelaskan, selama masa pandemi dirinya hanya berangkat ke sekolah seminggu sekali saat ada jadwal piket atau keperluan penting. Sebagai guru BK, dirinya kini melayani konseling secara daring. Selain itu, Dian kini jadi lebih banyak menghabiskan waktu di dapur dan mengurus anak.

Lain halnya dengan cerita Anis, seorang penjaga toko emas di Kota Surakarta. Dirinya mengaku sejak Kota Surakarta melaksanakan karantina wilayah, porsi kerjanya berkurang menjadi dua hari kerja satu hari libur.

Karena perubahan yang sangat drastis ini, Anis pernah panik gara-gara bangun kesiangan. Dia mengira sudah terlambat kerja.

“Sering kaget, bangun-bangun dikira kesiangan padahal libur,” ungkapnya melalui aplikasi pesan singkat (21/4).

Lebih sering libur juga membuat Anis yang berasal dari Grobogan ini memiliki kebiasaan baru yaitu rebahan. Tentu Anis merindukan rutinitas lamanya sampai-sampai terbawa mimpi.

“Pernah mimpi sudah berangkat kerja, padahal libur,” ungkapnya lagi.

Tampaknya "penderitaan" Anis akan merembet pada hal lainnya. Pasalnya, dia diminta orang tuanya di kampung untuk nggak mudik lebaran dulu. Rasa sayang pada keluargalah yang membuatnya mematuhinya.

“Aku nggak mudik, disuruh ibu di sini (Surakarta) dulu, masih bahaya,” tambahnya.

Demi bertahan di kota perantauan, Anis berjanji akan segera menyesuaikan diri dengan tetek bengek akibat pandemi.

Kalau kamu gimana, Millens? (Julia Dewi Krismayani/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: