BerandaHits
Kamis, 4 Agu 2021 11:14

Duh, Semarang dan Pekalongan Rawan Tenggelam oleh Laut

Kota Semarang dan Pekalongan rawan tenggelam di masa depan. Penyebabnya adalah penurunan permukaan tanah yang sangat cepat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Dua wilayah di Jawa Tengah, yakni Kota Semarang dan Pekalongan terancam tenggelam oleh laut di masa depan. Penyebabnya adalah penurunan permukaan tanah yang sangat cepat. Kira-kira, ada penyebab lainnya, nggak?

Inibaru.id – Selama ini kita mendengar soal kemungkinan Ibu Kota Jakarta bakal tenggelam.

Faktornya banyak, dari penurunan permukaan tanah hingga kenaikan permukaan air laut. Nah, ternyata Jakarta nggak sendirian menghadapi hal ini. Kota Semarang dan Pekalongan akan tenggelam juga lo.

Hal ini diungkap oleh kepala Laboratorium Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Heri Andreas. Menurut keterangannya, dalam kurun waktu 2007-2011 saja, penurunan permukaan tanah di Ibu Kota memang cukup mengkhawatirkan.

Bahkan, dalam kurun waktu empat tahun ini saja, setidaknya 14 persen wilayah Jakarta yang memang sudah di bawah permukaan laut akan tergenang kalau nggak dibikinkan tanggul, khususnya di kawasan Muara Baru, Pluit, dan lain-lain.

Sebenarnya, masalah yang dialami Jakarta nggak baru-baru ini saja terjadi. Sejak 1970-an, di Ibu Kota memang sudah terjadi penurunan permukaan tanah. Nah, Dr Heri sebenarnya sudah membahas hal ini bersama dengan timnya dan melaporkannya ke Gubernur-Gubernur DKI sebelumnya, Sutiyoso serta Fauzi Bowo. Sayangnya, keduanya menyebut hasil penelitian Heri dan timnya masih di level kampus sehingga dianggap belum benar-benar penting.

Barulah saat ada tim dari Belanda yang juga mengungkap hasil penelitian yang sama, yakni Jakarta terus tenggelam, Gubernur Fauzi Bowo bereaksi. Apalagi, pada 2007, banjir rob di Jakarta sudah dalam kondisi lumayan mengkhawatirkan. Ide untuk membuat giant sea wall pun akhirnya muncul.

Wilayah Kota Semarang sering mengalami banjir dan rob air laut. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Sayangnya, nggak hanya Jakarta yang mengalami hal yang sama. Kota Semarang dan Pekalongan yang sama-sama ada di Provinsi Jawa Tengah dan berada di tepi Laut Jawa juga terus mengalami penurunan muka tanah. Penurunannya bahkan sangat cepat yakni 15 sampai 20 cm per tahun. Penurunan permukaan tanah ini juga terjadi di Demak yang bertetangga dengan Kota Semarang.

Khusus untuk Pekalongan, ada penyebab utama yang membuat permukaan tanahnya menurun, yakni penyedotan air tanah besar-besaran di sana. Heri bahkan menyebut 90 persen kebutuhan air di Kota Batik didapatkan dari air tanah di sana.

“Tipikal pertanian di Jawa Tengah dan Jawa Timur itu juga menggunakan air tanah seperti kalangan industri,” terang Heri.

Kalau di Jakarta, penurunan permukaan tanah mulai melandai jika dibandingkan dengan fase 2007-2011. Namun, bukan berarti Ibu Kota bisa tenang. Kalau dalam kurun waktu satu dekade ke depan nggak ada manajemen risiko, tetap saja bakal terjadi masalah seperti banjir atau rob yang tentu sangat merugikan.

Kira-kira, apa yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat agar penurunan permukaan air tanah di Jakarta, Semarang, dan Pekalongan ini bisa berhenti, ya Millens. Sayang kalau nantinya wilayah-wilayah ini akhirnya tenggelam di masa depan, kan? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: