BerandaHits
Jumat, 24 Mar 2022 09:29

Disdik Jabar Luncurkan Tiga Kurikulum Baru, Bekal Penting Peserta Didik

Kurikulum Industri yang akan diterapkan di Jabar merupakan kerjasama antara Dinas Pendidikan Jabar bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar. (Dok. Disdik Jabar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat meluncurkan tiga kurikulum baru pada tahun ajaran 2022 ini. Tiga kurikulum tersebut, yaitu Kurikulum Industri, Kurikulum Jabar Masagi dan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK).

Inibaru.id - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, tiga kurikulum baru pada tahun ajaran 2022 ini dinilai penting, sebagai bekal bagi peserta didik di kemudian hari.

Dedi menjelaskan, terkait Kurikulum Industri yang akan diterapkan di Jabar merupakan kerjasama antara pihaknya bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat.

"Yang pertama adalah peluncuran Kurikulum Industri. Jadi (kurikulum) ini yang sudah diramu bersama teman-teman dari Kadin. Ternyata kebutuhkan industri itu ada A, B dan C. Itu yang harus kita lindungi," ujar Dedi Supandi, di SMK Mitra Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/3/2022).

Dedi menjelaskan, Kurikulum Industri ini memiliki 18 program, seperti teknik konstruksi dan perumahan, program desain pemodelan dan informasi bangunan, teknik kimia industri, teknik otomotif, teknik ketenagalistrikan dan teknik elektronika.

"Selain itu, ada nautika kapal penangkap ikan, nautika kapal niaga, agro teknologi pengolahan hasil pertanian, desain komunikasi visual, pengembangan perangkap lunak, teknik jaringan komputer, manajemen perkantoran dan layanan bisnis, akuntansi keuangan dan lembaga, busana, perhotelan, dan juga layanan pariwisata," imbuhnya.

Mengenai Kurikulum Jabar Masagi, menurut Dedi, kurikulum ini lebih banyak kepada penguatan karakter dan budaya potensi lokal Jawa Barat. Kurikulum Jabar Masagi ini akan mulai diterapkan di tahun ajaran 2022 dan 2023.

"Juli yang akan datang akan kita lakukan dan hari ini akan kita luncurkan sebagai bagian dari hasil penggalian budaya dan karakter masyarakat Jabar," jelasnya.

Sedangkan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK), merupakan bagian dari sinergitas bersama Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat. Di mana Kurikulum PAK ini masuk ke mata pelajaran PPKN yang nantinya akan dilaksanakan dua jam dalam satu pekan.

"Tapi di situ juga ada praktek-praktek baik yang diberikan," katanya.

Adapun peluncuran Kurikulum PAK untuk jenjang SMA, SMK dan SLB ini ditandai dengan penyerahan buku anti korupsi oleh Kepala Kajati Jabar Asep N Mulyana. Menurut Dedi, hal tersebut merupakan bagian dari kepedulian dari Kajati Jabar terhadap dunia pendidikan.

"Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan dukungan dari semua, kita berharap sekian tahun ke depan generasi kita menjadi generasi yang bebas korupsi," katanya.

Kurikulum Jabar Masagi lebih banyak kepada penguatan karakter dan budaya potensi lokal Jawa Barat. (Dok. Disdik Jabar)

Tujuan diberlakukannya kurikulum PAK ini juga, Dedi menyampaikan berkaitan dengan pengembangan pendidikan karakter. Sehingga, dengan sokongan dari Kajati Jabar yang akan terjun langsung ke setiap sekolah akan menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa maupun siswi.

"Termasuk, ternyata diamanatkan ke dalam presedensial di G20. Jadi di G20 baru diamanatkan, kita hari ini sudah selesai kurikulumnya dan sudah mau diterapkan di tahun ajaran ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Kajati Jabar Asep N Mulyana mengatakan bersama Kadisdik Dedi Supandi pihaknya telah menggodok Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK) dengan berbagai macam pendekatan dan mekanisme.

"Bahkan saya sudah sampaikan kepada pak Kadisdik, saya pun siap turun langsung untuk menjadi pengajar Pendidikan Anti Korupsi di Jabar baik di SMA, SMK maupun SLB," ujar Asep.

Asep juga memastikan telah memerintahkan jajaran di Kajati Jabar untuk bersinergi bersama Disdik Jabar dalam suksesi Pendidikan Anti Korupsi. Di mana nantinya, pihak Kajati Jabar akan turun langsung menjadi pengajar guna mencetak generasi muda yang anti korupsi.

"Tentu saja berbagai pendekatan dan mekanisme yang berbeda-beda tergantung situasi daerah dan kesiapan anak-anak itu dan tingkat pendidikan mereka," katanya.

Diketahui, pada kesempatan tersebut Kadisdik Dedi Supandi juga melakukan peninjauan SMK Mitra Industri 2100 dan produk teaching factory dari SMK Kota dan Kabupaten Bekasi. Termasuk melaksanakan penyematan tanda lulusan SMK langsung kerja. (IB01/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: