BerandaHits
Jumat, 30 Jan 2020 10:45

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Bercampur Lumpur di Bondowoso

Banjir bandang di Bondowoso, Jawa Timur. (Suarajatim)

BNPB menyebut ada dua faktor yang menyebabkan banjir bandang bercampur lumpur di Bondowoso, Jawa Timur. Berikut adalah dua penyebab tersebut.

Inibaru.id – Banjir bandang yang disertai dengan lumpur dan kayu menerjang Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur pada Rabu (29/1/20). Banjir datang sekitar pukul 13.00 WIB.

Tirto, Rabu (29/1) menulis, setidaknya 200 keluarga di desa tersebut terpaksa mengungsi ke rumah tetangga atau saudara karena kediamannya dipenuhi dengan endapan lumpur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kukuh Triyatmoko mengungkap banjir lumpur di Desa Sempol ini terjadi usai hujan deras di wilayah Gunung Suket, Jampit.

“Terdampak banjir diperkirakan ada 200 rumah, namun itu sementara, karena kami bersama petugas lainnya masih melakukan pendataan. Untuk korban jiwa sementara tidak ada,” terang Kukuh.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo juga menanggapi peristiwa ini. Dia mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Pegunungan Ijen pada hari yang sama menjadi penyebab banjir.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG sebelumnya, disebutkan bahwa wilayah Provinsi Jawa Timur memang diprediksi diguyur hujan lebat sepanjang hari Rabu (29/1).

“Ketinggian air genangan yang bercampur lumpur setinggi kurang lebih 60 cm,” terang Agus.

BPBD Bondowoso mengungkapkan faktor lain yang juga menyebabkan banjir bandang tersebut, yakni laporan yang menyebut bencana ini dipengaruhi oleh kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah hulu Pegunungan Ijen pada tahun 2019 lalu.

 

Berdasarkan video yang viral di berbagai media sosial, terlihat jelas banjir bandang disertai dengan lumpur, potongan ranting, kayu, dan sampah. Air terlihat sangat pekat dan berwarna hitam. Meski banjir tidak menyebabkan kerusakan bangunan yang cukup parah, lumpur tebal yang menutupi jalan membuat akses ke wisata Kawah Ijen ditutup untuk sementara.

Selalu waspada dengan kemungkinan adanya bencana, ya Millens? (IB09/E06)

Baca juga: Mengulik Senang-Susah Tinggal Seatap dengan 70 Keluarga

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: