BerandaHits
Kamis, 20 Mei 2020 13:45

BNN Jateng Gerebek Pabrik Narkotika di Semarang, Pelanggannya Atlet Sepak Bola

Pabrik produksi sabu-sabu di semarang digrebek BNN. (Humas Polda Metro Jaya)

Sebuah rumah yang berada di Cluster Graha Taman Pelangi Bukit Semarang Baru (BSB), Mijen Semarang digunakan sebagai pabrik sabu. Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah melakukan penggerebekan di rumah tersebut dan menangkap sejumlah tersangka.

Inibaru.id – BNN Jateng menggerebek sebuah rumah di kompleks perumahan Bukit Semarang Baru, Mijen, Kota Semarang. Rumah itu ternyata dijadikan pabrik sabu-sabu yang dikendalikan sindikat narkoba asal Malaysia. Yang mengherankan adalah, dua pelanggannya adalah atlet sepak bola dari Jawa Timur.

Sang pemain sepak bola adalah Eko Susan Indarto, eks pemain Persela Lamongan dan Choirun Nasirin, pemain klub Liga 2 Hizbul Wathan. Selain itu, eks wasit dari Asosiasi Kota Jakarta Utara PSSI Dedi A. Manik juga ikut diringkus.

Kasi Intel BNN Jateng Kunarto Marzuki menyebut penangkapan tersebut memperkuat indikasi jika sindikat narkoba di Semarang tersebut memang menargetkan pemain sepak bola dari Jawa Timur.

"Sindikatnya (narkoba) sudah menyasar ke Jawa Timur. Malahan ada indikasi pemakai sabunya masuk ke pemain sepak bola yang aktif main di sana," kata Kunarto, pada Selasa (19/5/2020).

Pabrik yang terletak di Mijen, Semarang itu ternyata dikendalikan oleh oleh jaringan internasional yang ada di Malaysia. Hal itu diketahui setelah petugas BNN Jateng menemukan peralatan pengolahan sabu yang berasal dari Negeri Jiran tersebut.

"Sindikat narkobanya asalnya dari Malaysia. Itu termasuk komplotan internasional. Bahan-bahannya dikirim dari sana. Saat ini kita sedang perdalam proses penyelidikanya," ungkapnya.

BNN Jateng berkerjasama dengan BNN Jatim berhasil menemukan sekitar 20 barang bukti. Kunarto mengungkapkan, jika saat ini pihaknya tengah memperdalam penyelidikan untuk menguak peredaran sabu antar pemain sepak bola di Jatim tersebut.

Salah satu barang bukti yang diamankan berupa satu set lengkap alat prekusor jenis HCL. (Kompas.com)

Setidaknya, 20 barang bukti diamankan dari penggerebekan ini. Salah satunya adalah satu set lengkap alat prekusor (zat atau bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan narkoba) jenis HCL. Selain itu, petugas juga menyita asetone dan peralatan produksi narkoba lainnya.

“Dari dalam rumah, ada mesin prekusor untuk tempat pengolahan narkoba dan banyak bahan kimia cair. Jumlahnya ada 20 lebih barbuk yang disita. Sabu yang sudah jadi 5 kilo dibawa ke Surabaya," ungkap Kunarto.

Kini, rumah yang telah digerebek tersebut telah dikosongkan. BNN pun meminta warga sekitar untuk lebih waspada dengan pendatang baru karena bisa jadi mereka adalah pelaku kriminal atau pengedar narkoba.

"Kalau di perumahannya ada pendatang baru, harus dicek ulang. Biar kita nggak kecolongan dengan masuknya pengedar narkoba kayak di Mijen dan Jalan Halmahera Semarang dulu," pungkas Kunarto.

Semoga saja penyelidikan bisa berjalan dengan baik sehingga jaringan pengedar narkoba bisa diberantas di Indonesia, ya, Millens. (Idn/MG29/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: