BerandaHits
Rabu, 17 Agu 2021 12:00

Begini Sikap Resmi Indonesia Usai Taliban Kuasai Afghanistan

Indonesia sudah mengeluarkan sikap resmi usai Taliban menguasai Afghanistan kembali. (Reuters/Stringer)

Usai Taliban menguasai Afghanistan, pemerintah Indonesia pun mengeluarkan sikap resmi terkait keadaan di sana, termasuk soal kondisi kedutaan Indonesia di Kabul. Apa saja ya sikap resmi tersebut?

Inibaru.id – Kondisi di Afghanistan masih jadi bahasan warganet di seluruh dunia.

Nggak hanya soal Taliban yang sudah menguasai Ibu Kota Kabul serta Istana Kepresidenan, video-video yang menunjukkan bandara di Kabul kacau balau dipenuhi orang yang berusaha pergi ke luar negeri dan orang-orang yang berjatuhan dari pesawat yang sedang terbang pun viral.

Nah, kira-kira, seperti apa ya sikap resmi Indonesia usai Taliban menguasai Afghanistan dalam waktu cepat.

Dari laman kemlu.go.id, setidaknya ada tujuh sikap yang dikeluarkan pemerintah. Berikut adalah sikap-sikap tersebut.

- Indonesia melakukan pemantauan secara dekat terhadap perkembangan di Afghanistan.

- Indonesia berharap penyelesaian politik di Afghanistan melalui Afghan-owned, Afghan-led.

- Afghanistan diharapkan bisa menjaga perdamaian dan stabilitas.

- Indonesia akan melakukan komunikasi dengan semua pihak di Afghanistan, perwakilan asing di Afghanistan, serta perwakilan PBB.

- Pemerintah Indonesia memprioritaskan keselamatan WNI, termasuk para staf KBRI di Kabul.

- Persiapan untuk melakukan evakuasi masih dilakukan. Kini sedang dijalin komunikasi dengan pihak di lapangan.

- Misi KBRI di Kabul bakal tetap dijalankan dengan jumlah tim yang terbatas, pemantauan situasi keamanan di Afghanistan juga bakal terus dilakukan.

Jusuf Kalla: Taliban Nggak Akan Usik Kedutaan Indonesia

Jusuf Kalla saat bertemu dengan pimpinan Taliban. (Antara/HO-Tim Media JK)

Wakil Presiden RI ke 10 serta 12 Jusuf Kalla menyebut Taliban nggak bakal mengusik kedutaan negara asing, termasuk kedutaan Indonesia. Dia sangat yakin dengan hal ini karena pernah bertemu dengan Kepala Kantor Politik Taliban Mullah Abdul Gani Baradar di Doha, Qatar, pada Januari 2021 lalu.

“Mereka juga sudah menyampaikan tidak akan mengusik kantor-kantor kedutaan besar negara asing di Afghanistan, apalagi Kedubes RI,” terang Kalla, Senin (16/8/2021).

Selain itu, Kalla yakin, meski kini menguasai Afghanistan, nggak bakal lagi ada pertumpahan darah dan perang saudara lagi di sana.

“Mereka akan berupaya menyelesaikan secara damai konflik di Afghanistan yang sudah berjalan hampir 30 tahun,” lanjutnya.

Pada Minggu (15/8/2021), juru bicara Taliban Mohammad Naeem menyebut perang sudah usai usai Taliban menguasai Kabul dan memasuki Kantor Presiden.

Jatuhnya Kabul ini dipicu oleh hengkangnya pasukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat. FYI, AS memang bakal menarik seluruh pasukannya paling lambat 11 September 2021 lalu dan sudah mulai melakukan penarikan pasukan sejak Mei 2021.

Sejak Mei itu pulalah, 50 dari total 370 distrik di Afghanistan dikuasai Taliban. Bahkan, kini Ibu Kota Kabul dan kota-kota penting di Afghanistan sudah berhasil dikuasai.

Melihat hal ini, AS memilih untuk nggak melakukan tindakan apapun dan tetap meneruskan penarikan pasukannya dari sana.

Hm, kalau menurut kamu, Taliban menguasai Afghanistan ini adalah berita bagus atau nggak, nih, Millens? (Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: