BerandaHits
Selasa, 26 Jan 2026 13:25

Beberes Rumah tanpa Habiskan Banyak Waktu dengan 'Singkirkan Satu per Satu'

Ilustrasi: Dengan menyingkirkan barang satu per satu setiap hari, beberes rumah jadi nggak memakan waktu. (Shutterstock/Prostock Studio via Kompas)

Pernah merasa mager beberes rumah meski banyak barang teronggok nggak terpakai? Lakukanlah metode bersih-bersih 'singkirkan satu per satu' ini biar kamu nggak menghabiskan terlalu banyak waktu.

Inibaru.id - Sudah lebih dari setahun sepeda roda tiga itu teronggok di gudang rumah Almira Anindya. Sejak dipensiunkan pemiliknya lantaran sudah dibelikan sepeda baru yang beroda dua, sepeda berkarat tersebut sudah nggak pernah lagi disentuh.

"Aku sudah berencana ngebuang sepeda itu sejak lama," sebutnya saat memperlihatkan gudang kecilnya di samping rumah, Jumat (23/1/2026). "Ada banyak banget yang mau kubuang sebetulnya. Ada tas, sepatu, baju-baju, sampai barang elektronik. Niat ada, tapi sampai sekarang nggak kepegang."

Bukan karena nggak punya waktu, perempuan yang akrab disapa Anin itu mengaku enggan membuangnya lantaran barang yang mau dibuang terlalu banyak. Menurutnya, bakal butuh waktu seharian penuh untuk melakukannya; itu belum termasuk beberesnya.

"Kami cuma punya waktu libur pas weekend. Kalau dipakai untuk bersih-bersih gudang, gegoleran akhir pekanku gimana, dong? kelakar ibu dua anak yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta di Kota Semarang itu seraya menutup kembali pintu gudangnya.

Singkirkan Satu per Hari

Bagi para pekerja yang menjadikan urusan rumah sebagai "pekerjaan sampingan", menjaga rumah tetap rapi memang bukanlah perkara mudah karena memiliki keterbatasan waktu. Akibatnya, rumah pun terasa kian sesak lantaran barang-barang terus bertambah, sementara barang nggak terpakai belum sempat dibuang.

Untuk mengatasi permasalahan ini, ada satu pendekatan sederhana yang cukup menarik untuk dicoba, yakni dengan menyingkirkan barang satu per satu, yang dikenal luas sebagai metode decluttering one-a-day. Sederhananya, kita merapikan rumah dengan menyingkirkan hanya satu barang setiap hari.

Metode ini dirancang agar siapa pun dapat mengelola kerapian rumah tanpa perlu persiapan rumit, usaha besar, atau meluangkan waktu terlalu lama. Dengan membagi proses decluttering menjadi langkah kecil yang konsisten, setiap ruangan di rumah bisa ditata secara perlahan namun berkelanjutan.

Secara garis besar, metode ini mengharuskan seseorang untuk mengeluarkan satu barang dari rumah setiap hari. Nggak harus dibuang, barang yang sudah nggak lagi dbutuhkan itu bisa didonasikan kalau masih layak atau dilego jika punya nilai jual.

Memecah Proses agar Ringan

Ed Burton, Co-Founder dan CEO Upmove mengungkapkan, karena dianggap memiliki nilai emosional, orang-orang acapkali tanpa sadar telah menjadi penimbun barang. Jika sudah terlanjur menggunung, upaya membereskan barang-barang itu pun menjadi momok tersendiri.

Maka, dia mengatakan, menyingkirkan satu barang per hari akan menjadi pendekatan yang lebih efektif karena akan memecah proses merapikan rumah yang biasanya terasa berat menjadi aktivitas ringan yang mudah dilakukan.

“Metode decluttering one-a-day bisa menjadi latihan membersihkan yang praktis dan ramah untuk diaplikasikan. Kita pun jadi terdorong untuk menyingkirkan barang nggak berguna setiap harinya," sebutnya, dikutip dari Country Living, Jumat (23/1/2026).

Dibanding harus meluangkan satu hari penuh untuk merapikan seluruh ruang sekaligus, yang bagi banyak orang justru terasa lebih melelahkan, menekan, dan sulit dikelola, Ed menambahkan, metode membuang satu barang tiap hari tentu saja jauh lebih mudah dilakukan.

Mulai dari Langkah Kecil

Ilustrasi: Kunci utama dari metode one-a-day adalah memulai dari langkah kecil tanpa membebani diri sendiri. (Getty Images via Southernliving)

Kunci utama dari metode one-a-day adalah memulai dari langkah kecil tanpa membebani diri sendiri. Ed menekankan bahwa latihan membersihkan dalam skala kecil justru lebih efektif dalam membangun kebiasaan positif.

“Mengurangi satu barang setiap hari akan menjadi pekerjaan bersih-bersih yang kecil dan tidak memindahkan barang terlalu banyak, jadi jauh lebih efektif. Jika dilakukan secara rutin, ini akan menjadi kebiasaan positif yang bisa menjaga rumah tetap rapi setiap saat,” jelasnya.

Metode ini, lanjutnya, juga akan sangat membantu untuk mereka yang sedang bersiap pindah rumah dalam waktu dekat. Dengan mengurangi barang sedikit demi sedikit, proses berkemas menjadi lebih ringan dan nggak membuat kita malas.

“Cara ini bisa menjadi awalan yang bagus jika kamu sedang bersiap untuk pindah rumah dalam waktu setahun ke depan. Dengan mereduksi barang-barang tidak terpakai sedikit demi sedikit, kamu tidak akan merasa terintimidasi kan?" kata Ed.

Cara Memulai Decluttering One-a-Day

1. Identifikasi area

Sebelum memulai membuang, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengidentifikasi area rumah yang terasa paling sulit dirapikan atau ruangan dengan tumpukan barang terbanyak.

“Pikirkan area yang paling banyak timbunan barangnya atau terasa paling menantang untuk dibersihkan seperti dapur atau ruang keluarga,” ujar Ed.

2. Pilih barang yang nggak dibutuhkan

Setelah menemukan area sasaran, segera identifikasi satu barang yang nggak dibutuhkan oleh semua anggota keluarga di ruangan tersebut. Barang itu bisa berupa perabot berukuran besar maupun benda kecil. Sambil mencari barang yang akan dibuang, ingat-ingat kembali kegunaan barang itu.

3. Tentukan cara 'membuang' barang tersebut

Setelah menemukan barang yang nggak diinginkan, tentukanlah cara "membuang"-nya; apakah dijual, didonasikan, atau masuk keranjang sampah. Jika terlalu besar, pikirkan pula ke mana barang tersebut akan dibuang.

4. Ulangi setiap hari

Kunci dari metode ini adalah konsistensi. Kamu nggak harus buru-buru membereskan semua barang. Cukup satu hari ini, lalu satu lagi esok hari, dan seterusnya. Lakukan setiap hari sehingga kamu nggak merasa terbebani.

“Menyingkirkan satu barang yang tidak diinginkan setiap anggota keluarga setiap hari, baik itu furnitur seperti lemari atau perkakas rumah tangga yang kecil, akan menjaga semua hal di rumah tetap mudah dikelola. Kita juga sekaligus bisa memikirkan makna dan kegunaan setiap barang di rumah,” tandasnya.

Jika dilakukan terus-menerus, suatu hari akan ada titik di mana kamu harus memilih antara barang yang penting dengan terasa penting. Di situlah kamu akan merasa lebih mindful, karena tahu betul makna dari seluruh barang yang ada di rumah bagi tiap anggota keluarga. (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Berbahaya Nggak Sih Kebiasaan Terus Menancapkan Charger di Stop Kontak Meski Nggak Dipakai?

24 Jan 2026

Menariknya Asal-usul Nama Desa Tempur di Jepara

24 Jan 2026

Kampung Sporlan Semarang dan Episentrum Kelahiran Kereta Api di Indonesia

24 Jan 2026

Negativity Bias, Alasan Mengapa Otak Kita Lebih Peka terhadap Berita Buruk

24 Jan 2026

Jangan Tertipu Sensasi Gas Tawa, Risikonya Bisa Bikin Saraf Rusak Permanen!

24 Jan 2026

Aturan Baru Komdigi Wajibkan Operator Blokir Nomor yang Catut NIK Warga

24 Jan 2026

Istimewanya Wisata Kuliner di Warung Brongkos dan Mangut Pak Wakidi Magelang

25 Jan 2026

Coba Ingat-ingat, Mimpimu Berwarna Atau Hitam Putih, Ya?

25 Jan 2026

Buang Sampah Sembarangan di Kota Semarang masuk Kategori Tindak Pidana Ringan

25 Jan 2026

Jejak Stasiun Samarang NIS yang Nyaris Habis di Kampung Sporlan

25 Jan 2026

Hobi Hangatkan Makanan Sisa? Duh, Simak Dulu Kata Ahli Gizi Biar Nggak Jadi Racun!

25 Jan 2026

Sering Kalap Belanja Pas Mau Haid? Ternyata Ini Pengaruh Hormon!

25 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Pantai Ujung Negoro di Kabupaten Batang

26 Jan 2026

Cerita Kim Seon-ho tentang Karakternya, Joo Ho-jin di 'Can This Love be Translated'

26 Jan 2026

Beberes Rumah tanpa Habiskan Banyak Waktu dengan 'Singkirkan Satu per Satu'

26 Jan 2026

Wacana Pilkada lewat Parlemen, DPRD Kota Semarang Belum Satu Suara

26 Jan 2026

Lautan Makin 'Mendidih', Rekor Panas 2025 Setara Ledakan 12 Bom Atom Per Detik!

26 Jan 2026

Belajar dari Kasus Lucky Element, Kenali TB Ginjal yang Sering Sembunyi Tanpa Gejala!

26 Jan 2026

Lezatnya Kuliner Legendaris Sop Empal Bu Haryoko Muntilan

27 Jan 2026

Cerita Logo Korpri dan Penciptanya, Aming Prayitno

27 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: