BerandaHits
Rabu, 27 Jan 2026 11:01

Cerita Logo Korpri dan Penciptanya, Aming Prayitno

Logo Korpri eksis sejak masa Orde Baru. (Korpri.id)

Logo Korpri yang sering kita lihat di baju batik ASN di seluruh Indonesia ini ternyata eksis sejak 1973. Seperti apa ya kisah terciptanya logo yang ikonik ini?

Inibaru.id — Setiap pegawai negeri sipil pasti akrab dengan logo Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Logo berwarna emas dengan ornamen pohon, rumah, dan sayap itu hadir di seragam, berbagai titik di kantor, hingga berbagai atribut resmi negara. Tapi, tak banyak yang tahu siapa sosok di balik desain yang begitu melekat dengan kehidupan birokrasi Indonesia tersebut, yakni Aming Prayitno.

Dunikil dari Historia,(21/3/2017), kisah logo Korpri bermula pada 1973, dua tahun setelah organisasi ini dibentuk lewat Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971. Saat itu, Korpri menjadi satu-satunya wadah PNS, sekaligus alat politik Orde Baru untuk mengonsolidasikan dukungan birokrasi.

Demi mendapatkan identitas visual yang kuat, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menggelar lomba desain logo Korpri. Lomba ini sampai diadakan dua kali karena juri belum menemukan desain yang dianggap pas pada lomba pertama.

Salah satu juri kala itu adalah Koesnadi, pelukis sekaligus kritikus seni rupa. Setelah dua kali lomba tak membuahkan hasil memuaskan, panitia akhirnya frustrasi. Departemen Dalam Negeri lalu menunjuk langsung sejumlah seniman dari Bandung dan Jakarta untuk merancang logo Korpri. Di antara nama-nama itu, karya Aming Prayitno yang akhirnya terpilih.

Aming Prayitno, pencipta logo KORPRI. (IG/Sanjaya Indarto)

Atas desainnya, Aming mendapat hadiah Rp50.000 dan piagam penghargaan tertanggal 6 Maret 1973. Jumlah yang mungkin terasa kecil jika dibandingkan dengan dampak dan usia panjang logo tersebut. Apalagu, menurut pengajar Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Mikke Susanto, logo Korpri karya Aming adalah kumpulan tanda yang dirangkai dalam satu sistem visual yang rapi dan sarat makna.

Di dalamnya terdapat Pohon Hayat atau Kalpataru sebagai simbol pelindung dan keseimbangan alam. Pohon ini memiliki 17 ranting, 8 cabang, dan 45 daun yang merupakan kode visual yang merujuk pada tanggal kemerdekaan Indonesia. Pohon itu menaungi siluet rumah dengan lima tiang, lambang Pancasila. Di bagian bawah, terdapat sayap yang menyiratkan kebebasan. Keseluruhan logo dibalut warna emas, warna yang melambangkan kemuliaan dan martabat tinggi.

Logo ini kemudian “dibatikkan”. Bukan dalam bentuk batik tulis, melainkan batik printing yang dijadikan seragam wajib PNS pada masa Orde Baru. Tak heran jika motif batik Korpri menjadi salah satu motif paling dikenal di Indonesia, mengingat ratusan ribu PNS mengenakannya setiap hari.

Ironisnya, setelah logo itu digunakan secara masif, jasa Aming seperti terlupakan. Meski ia juga diangkat menjadi seorang PNS dan dosen di STSRI Yogyakarta, Aming tidak mendapatkan hak kekayaan intelektual atas desainnya, bahkan tak diberi pemberitahuan khusus sebagai perancang logo Korpri.

Meski sempat meredup di era Reformasi, logo Korpri tetap bertahan hingga kini, dan menjadi penanda visual birokrasi Indonesia lintas zaman. Aming wafat pada 24 Januari 2023, meninggalkan karya yang terus hidup, meski namanya seperti terlupakan di balik layar. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Berbahaya Nggak Sih Kebiasaan Terus Menancapkan Charger di Stop Kontak Meski Nggak Dipakai?

24 Jan 2026

Menariknya Asal-usul Nama Desa Tempur di Jepara

24 Jan 2026

Kampung Sporlan Semarang dan Episentrum Kelahiran Kereta Api di Indonesia

24 Jan 2026

Negativity Bias, Alasan Mengapa Otak Kita Lebih Peka terhadap Berita Buruk

24 Jan 2026

Jangan Tertipu Sensasi Gas Tawa, Risikonya Bisa Bikin Saraf Rusak Permanen!

24 Jan 2026

Aturan Baru Komdigi Wajibkan Operator Blokir Nomor yang Catut NIK Warga

24 Jan 2026

Istimewanya Wisata Kuliner di Warung Brongkos dan Mangut Pak Wakidi Magelang

25 Jan 2026

Coba Ingat-ingat, Mimpimu Berwarna Atau Hitam Putih, Ya?

25 Jan 2026

Buang Sampah Sembarangan di Kota Semarang masuk Kategori Tindak Pidana Ringan

25 Jan 2026

Jejak Stasiun Samarang NIS yang Nyaris Habis di Kampung Sporlan

25 Jan 2026

Hobi Hangatkan Makanan Sisa? Duh, Simak Dulu Kata Ahli Gizi Biar Nggak Jadi Racun!

25 Jan 2026

Sering Kalap Belanja Pas Mau Haid? Ternyata Ini Pengaruh Hormon!

25 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Pantai Ujung Negoro di Kabupaten Batang

26 Jan 2026

Cerita Kim Seon-ho tentang Karakternya, Joo Ho-jin di 'Can This Love be Translated'

26 Jan 2026

Beberes Rumah tanpa Habiskan Banyak Waktu dengan 'Singkirkan Satu per Satu'

26 Jan 2026

Wacana Pilkada lewat Parlemen, DPRD Kota Semarang Belum Satu Suara

26 Jan 2026

Lautan Makin 'Mendidih', Rekor Panas 2025 Setara Ledakan 12 Bom Atom Per Detik!

26 Jan 2026

Belajar dari Kasus Lucky Element, Kenali TB Ginjal yang Sering Sembunyi Tanpa Gejala!

26 Jan 2026

Lezatnya Kuliner Legendaris Sop Empal Bu Haryoko Muntilan

27 Jan 2026

Cerita Logo Korpri dan Penciptanya, Aming Prayitno

27 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: