BerandaHits
Minggu, 24 Agu 2019 12:33

Bangkai Kapal Titanic Hampir Habis Dimakan Bakteri Laut

Bangkai Kapal Titanic. (Atlantic Productions)

Ekspedisi terbaru membuktikan bakteri laut pemakan logam menggerogoti bangkai kapal Titanic. Seperti apa kondisi kapal Titanic sekarang?

Inibaru.id – Lama nggak diulik, bangkai kapal Titanic yang ada di dasar Samudera Atlantik Utara rupanya hampir habis. Bangkai kapal itu hampir habis karena dimakan bakteri laut pemakan logam. Fakta ini diketahui setelah sekelompok tim penyelam menemukan perubahan besar pada bangkai kapal legendaris tersebut.

Parks Stephenson, salah seorang sejarawan yang terlibat dalam misi penyelaman pertama dalam 14 tahun terakhir menyebut Titanic telah kembali ke alam.

“Seluruh bagian geladak kapten sudah hilang. Perlahan tapi pasti, Titanic akan benar-benar hilang seutuhnya,” ungkap Stephenson.

Ilmuwan lain yang terlibat dalam misi ini, Clare Fitzsimmons menyebut bangkai kapal Titanic habis dimakan bakteri pemakan logam.

“Ada banyak sekali mikroba di dalam laut. Termasuk mikroba yang terus menggerogoti besi pada bangkai kapal,” ucap Clare sebagaimana dikutip dari BBC.

Faktor lain yang mempengaruhi hilangnya bangkai kapal Titanic adalah air asin dan arus air laut yang cukup kuat. Sebagai informasi, Titanic berada di dasar laut dengan kedalaman 12.500 kaki atau sekitar 3.810 meter di bawah permukaan laut.

Dalam misi penyelaman ini, tim eksplorasi dipimpin Vitor Stephenson. Sementara itu, Rob McCallum memimpin tim ekspedisi. Eskpedisi ini ditujukan untuk mendokumentasikan kembali bangkai kapal Titanic untuk keperluan film dokumenter yang diproduksi Atlantic Productions menjelang peringatan satu abad tenggelamnya salah satu kapal paling megah di zamannya ini.

Sebagai informasi, situs Titanic memang hanya bisa dikunjungi untuk kebutuhan penelitian atau pendidikan. Hal ini disebabkan adanya prediksi bagian lambung atau struktur utama kapal yang akan runtuh dalam kurun waktu 50 tahun ke depan.

Aturan ini dibuat setelah penelitian pada 2018 silam membuktikan logam kapal Titanic terus digerogoti bakteri halomonas titanicae. Diperkirakan, bakteri ini mampu menghancurkan bangkai kapal Titanic hanya dalam waktu beberapa dekade saja.

Hm, kapal semegah Titanic akhirnya menemui senjakalanya ya, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: