BerandaHits
Jumat, 19 Feb 2026 18:07

Asal-usul Kata 'Mokel' dan Istilah Serupa di Daerah Lain!

Ilustrasi mokel. (via VoI)

Bulan puasa memang selalu punya "kamus" uniknya sendiri. Salah satu yang paling populer adalah istilah mokel. Bukan cuma sekadar bahasa gaul, kata ini ternyata sudah terdaftar di KBBI dan punya banyak "saudara" dari berbagai daerah di Indonesia. Penasaran apa saja?

Inibaru.id - Nggak kerasa ya, kita sudah memasuki bulan Ramadan. Di tengah riuhnya suasana puasa, pasti kamu sering dengar kata yang satu ini seliweran di tongkrongan atau caption media sosial. Apa lagi kalau bukan Mokel.

Istilah ini biasanya jadi bahan bercandaan buat mereka yang "ngaku" puasa, tapi aslinya sudah "nyolong" start makan siang duluan. Tapi, tahu nggak sih kamu kalau kata mokel itu ternyata punya sejarah dan masuk dalam kamus resmi?

Yap, jangan salah, kata mokel ternyata sudah tercatat di KBBI VI Daring. Di sana, mokel diartikan sebagai kata kerja (verba) ragam cakapan yang maknanya: "makan atau minum sebelum waktu berbuka puasa, biasanya dilakukan secara diam-diam".

Karena statusnya "ragam cakapan", artinya kata ini asyik banget dipakai buat ngobrol santai bareng teman, tapi jangan dipakai buat nulis surat resmi ke dosen atau bos kamu ya!

Berakar dari Bahasa Jawa

Dalam Bahasa Jawa, mokel berarti masih setengah jalan. (via Liputan6)

Secara etimologis, istilah ini berasal dari bahasa Jawa. Menurut Kamus Bahasa Jawa Indonesia (KBJI), mokèl punya arti menghentikan sesuatu sebelum waktunya atau "masih di tengah jalan".

Dalam konteks Ramadan, mokel jadi kode buat perilaku seseorang yang membatalkan puasa secara sengaja tanpa alasan syar'i, dan biasanya dilakukan penuh "misi rahasia" biar nggak ketahuan orang rumah atau teman kantor.

O ya Indonesia itu kaya banget akan bahasa. Kalau di daerahmu sebutannya mokel, mungkin di daerah temanmu sebutannya beda lagi. Nah, KBBI dan Ensiklopedia Bahasa mencatat beberapa istilah "saudara" mokel yang nggak kalah unik:

  • Godin: Istilah ini populer banget di daerah Jawa Barat (Sunda). Maknanya sama, yaitu membatalkan puasa secara sengaja dan sembunyi-sembunyi.
  • Budim: Singkatan dari "Buka Diam-diam". Istilah ini juga sering muncul di percakapan informal sebagai kode kalau seseorang sudah "gugur" sebelum magrib.
  • Mokah: Kata ini juga punya arti serupa, yakni sengaja makan atau minum saat masih jam puasa.

Dinamika Bahasa yang Menarik

Munculnya istilah-istilah seperti mokel, godin, sampai budim menunjukkan betapa kreatifnya masyarakat kita dalam mengolah bahasa sehari-hari. Istilah ini lahir dari kebiasaan dan situasi nyata yang terjadi selama Ramadan, sehingga obrolan kita jadi terasa lebih berwarna (dan sedikit jenaka).

Dengan memahami arti mokel bikin kita makin tahu konteks obrolan saat Ramadan. Tapi ingat ya, meski istilahnya lucu, puasanya tetap harus dijaga biar nggak beneran jadi tim mokel! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

23 Mar 2026

Segarnya Pemandangan Alam Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo, DIY

23 Mar 2026

Induced Demand dan Paradoks Pembangunan Jalan di Wilayah Urban

23 Mar 2026

Halalbihalal: Tradisi Pemersatu Bangsa yang Lahir dari Diplomasi Politik dan Seruan Pedagang Martabak

23 Mar 2026

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

23 Mar 2026

Menu Kuliner Nusantara saat Halalbihalal di Semarang, Ini Rekomendasinya!

24 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Alam Lembah Manah di Sluke, Kabupaten Rembang

24 Mar 2026

Hangat dan Sederhana; Berlebaran dengan Harira di Maroko

24 Mar 2026

Dehidrasi Bisa Bikin Mood Berantakan dan Otak Lemot

24 Mar 2026

Okupansi 'Hotel Anabul' Pet Central Semarang Full selama Periode Mudik

24 Mar 2026

Lapangan Tanah Liat Hijau Terbukti Lebih Cepat Capai Net Zero

24 Mar 2026

Lebih dari Sekadar Pantai, Begini Serunya Main ke Pantai Balongan Rembang

25 Mar 2026

Rekomendasi Restoran Ramen Halal di Tokyo yang Bisa Kamu Coba

25 Mar 2026

Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Bentuk Cinta Sunan Gunung Jati untuk Istri

25 Mar 2026

Lelah Jadi 'Hustle Culture'? Saatnya Beralih ke Soft Living

25 Mar 2026

Tari Serimpi Sangupati; Diplomasi Cantik Keraton Jawa yang Siapkan Peluru buat Penjajah

25 Mar 2026

Tips Mendapatkan Spot Hanami untuk Melihat Bunga Sakura di Jepang

26 Mar 2026

Menilik Keindahan Puncak Gunung Mundri di Kecamatan Jepon, Blora

26 Mar 2026

Stevanus Ming, Juru Bahasa Isyarat yang Selalu Suarakan Teman-Teman Tuli

26 Mar 2026

Festival Balon Udara Kembaran, Daya Tarik Wonosobo Sepekan setelah Lebaran

26 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: