BerandaInspirasi Indonesia
Selasa, 23 Mar 2026 19:01

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

Tim IPB ciptakan alat sterilisasi produk pangan berbasis panci presto. (IPB University)

Izin edar BPOM sering jadi momok buat pengusaha kuliner skala rumahan karena standar sterilisasi yang ketat. Tapi di tangan Dr. Tjahja Muhandri dari IPB University, panci presto biasa dimodifikasi jadi alat sterilisasi jempolan. Nggak main-main, inovasi ini sukses masuk daftar 117 Inovasi Indonesia paling kece tahun 2025, lo!

Inibaru.id - Punya mimpi pengin jualan makanan kemasan yang awet sampai berbulan-bulan tapi modal mentok di alat sterilisasi yang harganya selangit? Tenang, Gez! Ada kabar gembira dari dunia inovasi pangan yang bakal bikin para pelaku UMKM senyum lebar.

Siapa sangka, panci presto yang biasanya cuma buat melunakkan daging bandeng atau iga, sekarang disulap jadi alat canggih standar industri.

Yap, masalah utama makanan kemasan biar awet adalah proses sterilisasi yang benar. Selama ini, alat sterilisasi komersial biasanya mahal banget karena butuh sistem boiler dan uap yang rumit. Nah, Dr. Tjahja menghadirkan solusi "kaum mendang-mending" tapi dengan kualitas yang tetap oke punya.

Modal Panci 50 Liter, Hasil Standar BPOM

Inovasi ini menggunakan basis panci presto komersial berkapasitas 50 liter yang sudah dimodifikasi. Biar bisa dipakai buat sterilisasi standar pangan, panci ini nggak polosan lagi.

Dr. Tjahja menambahkan beberapa komponen penting seperti:

  • Termometer dan Pengukur Tekanan: Biar suhu dan tekanannya terpantau akurat.
  • Kran Pembuangan Uap: Buat mengatur sirkulasi udara di dalam.
  • Keranjang Khusus: Biar produk makanan kemasan tersusun rapi dan panasnya merata sampai ke sela-sela terkecil.

Cukup Pakai Kompor Gas Rumahan

Cukup menggunakan kompor rumahan. (Shutterstock)

Yang bikin geleng-geleng kepala, alat ini nggak butuh instalasi listrik pabrik yang ribet. Kamu cukup pakai kompor gas rumah tangga saja sebagai sumber panasnya. Alat ini sudah diuji aman bekerja pada suhu 110°C, yang merupakan suhu maksimal buat mematikan kuman jahat di dalam kemasan.

"Inovasi ini jauh lebih terjangkau dibandingkan alat komersial yang butuh sistem uap mahal. Padahal, alat mahal pun belum tentu bisa menjamin distribusi panas semerata ini," jelas Dr. Tjahja seperti dikutip dari laman IPB University.

Siap Kirim Sambal dan Rendang ke Luar Negeri

Dengan alat ini, potensi makanan tradisional kita buat go international makin terbuka lebar. Makanan kayak rendang, gudeg, atau sambal dalam kemasan jadi punya daya simpan lama dan mudah didistribusikan ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri tanpa takut basi.

Nggak cuma buat jualan, alat ini juga diproyeksikan buat memproduksi makanan siap saji sebagai cadangan pangan kalau sewaktu-waktu terjadi bencana alam. Multifungsi banget, kan?

Teknologi nggak harus selalu mahal, yang penting tepat guna dan bisa membantu pengusaha kecil buat makin maju. Jadi, kapan nih kamu mau mulai bisnis makanan kemasan?

Gimana, tertarik buat punya alat sterilisasi "presto" ini di dapurmu? Kalau kamu punya ide bisnis makanan apa nih yang pengin dikemas awet? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Antusiasme Membludak, Festival Balon Udara Perdana di Tembalang Jadi Magnet Ribuan Warga

4 Mei 2026

Brubuh, Cara Leluhur Jawa Menentukan Waktu Tepat Menebang Pohon

5 Mei 2026

Tembus 5,89 Persen, Ekonomi Jateng Ungguli Nasional

6 Mei 2026

El Nino Picu Fenomena Upwelling, Laut Selatan Jawa Jadi Surga Ikan

7 Mei 2026

Ramai Disorot, INMF Bantah Jadi Mitra Resmi Bakom

7 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: